PEMKO KAGET Ada Tagihan Listrik dan Ledeng Terkait Gunakan BTIKP Jadi Rumah Karantina COVID-19

- Penulis

Rabu, 30 September 2020 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terjadi miskomunikasi antara Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel soal penggunaan Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) yang selama ini dijadikan Rumah Karantina CoVID-19.

Pemprov Kalsel rupanya hanya sebatas membantu meminjamkan banguan Rumah Karantina di Komplek Bumi Indah Lestari II Jalan Perdagangan itu saja. Sementara fasilitas penunjang lainya seperti tagihan listrik dan air ledeng dilimpahkan ke Pemko.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, M Hilmi pun mengaku kaget ketika tagihannya dua fasilitas itu. Dia mengira bantuan yang diberikan Pemprov include dengan biaya tagihan listrik dan ledeng.

“Ternyata yang membayar listriknya Pemko Banjarmasin. Pun demikian dengan airnya,” ucap Hilmi di balaikota, Rabu (30/09/2020).

Diberitakan sebelumnya. Pasca tampuk kepemimpinan sementara diambil alih oleh Plt Wali Kota Banjarmasin Hermansyah, terkuak sejumlah kabar tak sedap.

Mulai dari adanya kabar insentif petugas yang belum dibayarkan. Hingga persoalan tunggakan pembayaran listrik di Rumah Karantina.

Hal itu, lantas membuat Hermansyah pun meradang. Ia, kemudian mengumpulkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dan kabar baiknya, soal pembayaran listrik untuk Rumah Karantina itu pun sudah teratasi.

“Nominal yang harus dibayarkan untuk listriknya Rp31 juta. Tinggal airnya yang belum. Nanti kita carikan jalan keluarnya. Soalnya PDAM Bandarmasih kan milik Pemko, jadi masih bisa menunggu. Kalau PLN kan beda,” tambah Helmi.

Baca Juga :   PLN Palangka Raya Digeruduk Massa

Perlu diketahui. Aset Pemprov tersebut sejak April lalu sudah digunakan untuk menampung warga Kota Banjarmasin yang terpapar Covid-19.

Lantas, bagaimana dengan insentif petugas di lapangan yang kabarnya juga belum dibayarkan? Terkait hal itu, Helmi membantahnya. Menurutnya, insentif sudah banyak dibayarkan.

Ia juga menekankan bahwa pembayaran intensif untuk petugas di lapangan tidak bisa sembarangan dikeluarkan. Harus ada laporan yang jelas. Lebih lanjut, harus melalui verifikasi terlebih dahulu.

Helmi sendiri beralasan. Terhambatnya penyaluran insentif beberapa waktu lalu karena yang bertugas sebagai verifikator hanya satu orang.

“Dan tepat sejak Juni lalu, verifikator sudah ditambah menjadi lima orang sejak Juni lalu. Masing-masing kecamatan ada verifikatornya. Sekarang sudah 75 persen sudah dibayarkan insentifnya dari total yang dianggarkan,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca