PEMERINTAH Gaza: Abaikan Seruan Israel untuk Dievakuasi

- Penulis

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 00:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel telah memerintahkan 1,1 juta orang di Gaza untuk pindah ke selatan dalam waktu 24 langkah menjelang serangan darat yang diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat, Jumat (13/10/2023). (AFP/Mahmud Hams)

Israel telah memerintahkan 1,1 juta orang di Gaza untuk pindah ke selatan dalam waktu 24 langkah menjelang serangan darat yang diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat, Jumat (13/10/2023). (AFP/Mahmud Hams)

SuarIndonesia — Kantor media pemerintah di Gaza pada hari Jumat (12/10/2023) meminta warganya mengabaikan seruan Israel untuk memindahkan seluruh penduduk di bagian utara Jalur Gaza ke wilayah selatan.

Pemerintah Gaza menyebut tindakan Israel sebagai penyebaran berita propaganda palsu. Pemerintah Gaza meminta warganya tidak langsung menuruti seruan dari Negeri Zionis tersebut.

“Dalam pendudukan ini ada upaya menyiarkan dan menyebarkan berita propaganda palsu dengan berbagai cara, yang bertujuan untuk menciptakan kebingungan di antara warga dan merusak kohesi internal kami,” kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNNIndonesia dari Anadolu Agency, Jumat (12/10/2023).

“Di antara upaya-upaya ini adalah terdapat permintaan beberapa pegawai lembaga internasional untuk pergi ke wilayah selatan,” imbuhnya.

Militer Israel memberi tahu PBB bahwa seluruh penduduk Gaza di utara dari Wadi Gaza harus direlokasi ke Gaza selatan dalam waktu 24 jam ke depan.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Informasi itu disampaikan Juru Bicara Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada Kamis (11/10/2023) malam waktu setempat.

Pernyataan itu muncul di tengah laporan Israel yang mengatakan tentara Israel siap melancarkan serangan darat di Jalur Gaza dan sedang menunggu persetujuan di tingkat politik.

Kantor pemerintah Gaza meminta warganya untuk tidak menanggapi upaya-upaya yang dilakukan dalam kerangka perang psikologis yang sedang dilancarkan Israel.

“Para anggota lembaga-lembaga itu (internasional) masih berada di sana (Gaza),” tutup pernyataan pemerintah Gaza. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17

KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca