Pembangunan Saluran Irigasi Kinarum Dilanjut

- Penulis

Jumat, 12 April 2019 - 00:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Saluran irigasi Kinarum di Kabupaten Tabalong dengan panjang 1.875 meter sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2015 lalu.

Besarnya anggaran yang diperlukan dan ketersediaan lahan, maka pengerjaan dilaksanakan secara bertahap.

Dengan tambahan pekerjaan tahun lalu sepanjang 815 meter, maka masih tersisa 628 meter yang perlu dibangun.

Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel kembali mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan pembangunan tersebut dengan nilai kontrak Rp22, 166 miliar dan dimenangkan PT Argo Sanjoyo Adhitama.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Sumber Daya Air, Suri Sudarmiah mengatakan, meski saluran belum selesai seluruhnya tapi sudah bisa mengairi persawahan.

Persawahan di Desa Pangelak sudah bisa terairi. “Memang saluran ke sana belum dibeton, masih ikut aliran sungai, tapi airnya sudah sampai ke sawah.

Saluran yang ke Desa Marindi dan Desa Kinarum yang belum sampai. Tahun ini kami kerjakan pembangunan beton saluran arah Marindi dan Kinarum,” ujarnya baru-baru tadi.

Wanita yang akrab disapa Yayah ini menambahkan, pekerjaan tahun lalu cukup berat, sebab harus membelah gunung.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Saluran berada di dalam tanah sehingga perlu ditutup sampai atas. Saluran lainnya hanya dibeton bagian kiri kanan dan bawah.

“Pekerjaan yang masuk dalam tanah sudah selesai, tahun hanya untuk pekerjaan yang saluran terbuka. Tahun lalu yang kami kerjakan kurang lebih 800 meter karena cukup berat. Pekerjaan yang arah Pangelak kami stop dulu sembari menunggu kesiapan lahan,” urainya.

Yayah menyebut pekerjaan tahun ini untuk betonisasi saluran sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

Pekerjaan juga dilaksanakan bertahap karena ada beberapa lahan yang belum siap.

“Untuk lahan kewenangan pemkab. Jika sudah selesai semua maka saluran ini bisa mengairi areal persawahan seluas 1.004 hektare,” bebernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca