PASIEN RSUD ULIN Status PDP Jadi 7, dan 1 Orang Positif COVID-19

PASIEN RSUD ULIN Status PDP Jadi 7, dan 1 Orang Positif COVID-19
Kadis Kesehatan Kalsel HM Muslim (kiri) bersama Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Mahyudin.(Foto/ANTARA)

SuarIndonesia – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kembali menerima empat orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 yang kini sedang mendapatkan perawatan intensif tim medis.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan HM Muslim dalam siaran pers Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 di Command Center Pemprov Kalsel, melalui video yang dibagikan kepada media, Selasa pukul 17.00 WITA

Diliris dari ANTARA, bersama Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Mahyuddin, Muslim mengatakan, bila ke empat pasien tersebut, merupakan pasien rujukan dari beberapa daerah.

Pasien pertama yang kemudian terdata sebagai pasien Ulin 10 orang datang pada Senin malam adalah seorang laki-laki (45) rujukan dari Martapura, Kabupaten Banjar.

Kemudian, pada pukul 22.00 Wita, tim medis kembali menerima seorang pasien PDP Ulin 11 yang juga laki-laki (56) dari Banjarmasin.

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 22.30 Wita, pasien Ulin 12, wanita (51) naik status dari sebelumnya ODP menjadi PDP, yang juga rujukan dari Banjarmasin

Terakhir, pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 Wita tim medis menerima pasien Ulin 13 seorang laki-laki (21) rujukan dari Kabupaten Tabalong.

Sehingga, kata dia, saat ini pasien yang sedang dalam perawatan intensif tim medis RSUD Ulin kembali menjadi delapan orang. Tujuh orang dengan status PDP dan satu orang terkonfirmasi positif.

Sebelumnya, tim medis telah memulangkan empat orang pasien PDP, yaitu, Ulin 2,3,4, dan lima, karena hasil laboratorium menunjukkan negatif.

Sedangkan sisanya, saat ini para pasien mulai membaik, seperti pasien Ulin 7, kondisinya mulai baik dan stabil, begitu juga dengan pasien Ulin 8 masih ada sesak napas, tapi sudah berkurang.

Pasien Ulin 9, masih dalam kondisi sesak napas dan sudah mulai berkurang.

Saat ini, Pemprov Kalsel bersama pemerintah daerah serta seluruh pihak terkait, kepolisian, TNI, Ulama, tokoh masyarakat, berjuang bahu membahu mengendalikan penyebaran virus corona.

Pemerintah daerah, yang berada di perbatasan juga gencar melakukan skrening orang yang masuk ke Kalsel, dengan harapan akan meminimalisasi penyebaran COVID-19.

Sejak diumumkan bahwa Kalsel kini berstatus tanggap darurat COVID-19, pemerintah juga gencar melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh tempat umum, tampat ibadah dan lainnya.(RA)

 242 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: