PASCA OTT KPK Giliran Ruang Kerja Bupati HSU “Disegel” dan Inilah Kasusnya

- Penulis

Jumat, 17 September 2021 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), setelah ruang kerja pimpinan PUTR, giliran ruang kerja Bupati HSU, H Abdul Wahid, “disegel.

Dari informasi dan beredarnya foto rungan kerja Bupati HSU (Hulu Sungai Utara), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terpasang pita oleh KPK, ini dilakukan pada Kamis (16/9/2021) malam.

Namun demikian, belum ada keterangan resminya, dan semua setelah adanya penetapan tersangka oleh penyiidik KPK.

Ada dugaan akan dilakukan pengembangan atas kasusnya dan pengeledahan d rungan pejabat terkait di Pemkab HSU

Sebelumnya, saat “disegel” pintu ruang pejabat Dinas PUTR HSU, Rabu (16/9/2021) malam, hingga kini suasana kantor sepi.

Awalnya KPK melakukan OTT di Kantor Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan tata Ruang), tepatnya adalah ruang Sumber Daya Mineral, yang mana di sebelahnya juga ruangan PLt Kepala Dinas

Selain itu, pintu depan masuk Kanbtor PUTR HSU, bertuliskam “yang tidak berkepentingan dilarang masuk”.

Kemudian sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, saat konferensi pers, Kamis (16/9) malam, menyampaikan soal penetapan tersangka serta rentetan kasusnya.

Ia sebut tiga tersangka yang dimaksud yakni Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Pertanahan (PUTRP) HSU, MK, MRH selaku pihak swasta dari CV Hanamas, serta FH selaku pihak swasta dari CV Kalpataru.

Baca Juga :   PEMALAK Ojek Online Ditangkap Polisi

MK bersama MRH dan FH diduga kuat telah bersepakat soal commitment fee sebesar 15 persen.

Itu dari tiap proyek rehabilitasi irigasi di Kecamatan Amuntai Selatan dan Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU yang dimenangkan oleh perusahaan masing-masing.

Diketahui, MRH melalui bersama CV Hanamas diketahui memenangkan lelang proyek di Desa Kayakah, Amuntai Selatan dengan nilai Rp 1,9 miliar.

Sementara, FH melalui CV Kalpataru memenangkan proyek irigasi di Desa Karias, Banjang dengan nilai Rp 1,5 Miliar.

Jika ditotal keseluruhan dengan kesepakatan fee 15 persen, maka MK selaku kuasa pemegang anggaran ditengarai memperoleh fee sebesar Rp 345 juta.

“Sebelum lelang ditayangkan, MK diduga telah memberi persyaratan lelang kepada MRH dan FH sebagai calon pemenang kedua proyek.

Dengan termasuk kesepakatan memberi uang commitment fee sebelum 15 persen,” beber Alex.

Selain MK, MRH, dan FH, komisi antirusuah juga mengamankan KI (ASN), LI (Mantan Ajudan Bupati HSU), MB (ASN) dan MJ (Swasta). Namun, baru tiga tersangka yang ditetapkan atas kasusnya tersebut. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Senin, 20 April 2026 - 16:16

KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Senin, 20 April 2026 - 15:56

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 April 2026 - 13:40

HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi

Senin, 20 April 2026 - 13:28

KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca