SuarIndonesia – Para istri Kasat Polairud di jajaran Polda Kalsel, mengenakan pakaian adat daerah mendorong tumpeng pada syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 69 Polairud, Rabu (4/12).
Ada enam istri Kasat Polair saat itu mendorong tumpeng ukuran besar yang ada di meja beroda, yang dinatara mengenakan pakaian adat daerah seperti pakaian adat Banjar, Bali, Sulawesi, Sunda, Bali.

Tumpeng, kemudian dipotong Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Ny Rinny Yazid Fanani, Direktur Polairud Polda, Kombes Pol I Made Sukawijaya, SIK M.Si.
Kemudian diberikan kepada personil termuda dan tertua Polairud Polda Kalsel sebagai bentuk penghargaan
Kemeriahan HUT Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kalsel juga dengan gerak dan tari, berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.
Tema diusung “Sumber Unggul Dengan Almatsus Modern, Korspolairud Siap Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri”.
Kapolda mengatakan, di usia ke-69 Polairud bisa meningkatkan profesionalitas yang unggul dan modern serta menjadi kebanggaan masyarakat bangsa dan negara.
Saat itu pula kapolda menandatangani prasasti penggunakan bangunan baru Markas Komando (Mako) Dit Polair di wilayah Aluh-aluh Kabupaten Banjar.
“Secara bertahap akan ditempati personel dan semua demi menunjang kinerja jajaran Dit Polairud,” tegas kapolda
“Semoga semakin maju dan jaya. Selalu menegakkan keadilan,” kata kapolda.
Ia katakan, hingga saat ini Polairud juga telah menunjukkan eksistensinya dalam menjalankan tugas pokok Polri khususnya di wilayah perairan dan udara.
“Ini merupakan pencapaian prestasi yang baik dalam penegakan hukum, pemeliharaan Kamtibmas, perlindungan dan pengayoman pada masyarakat.
Bertambahnya usia ke-69 ini, jadikan semangat dalam menjalankan tugas dan kewajiban kita sebagai anggota Polri,” ucapnya. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















