PANTANG Fajar/Rian Anggap Remeh Ganda Jepang di Final Korea Open

- Penulis

Sabtu, 28 September 2019 - 22:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fajar/Rian berpeluang meraih gelar di Korea Open. (Dok. PBSI)

Suarindonesia – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pantang menganggap enteng pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda yang akan menjadi lawan di final Korea Open 2019.

Fajar/Rian melaju ke final Korea Open 2019 setelah menumbangkan ganda putra nomor satu China Li Junhui/Liu Yuchen 27-25 dan 22-20 pada babak semifinal.

Usai mengalahkan pasangan nomor tiga dunia tersebut, Fajar/Rian bakal menghadapi Kamura/Sonoda yang merupakan ganda putra nomor empat dunia.

Dalam sembilan pertemuan, ganda putra pelatnas PBSI itu menang empat kali atas Kamura/Sonoda. Kemenangan terakhir diraih pada pekan lalu di babak perempat final China Open dengan skor 23-21 dan 22-20.

Modal kemenangan dalam pertemuan terakhir tidak membuat Fajar/Rian pongah karena wakil-wakil Jepang memiliki kualitas yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

“Ketemu pasangan Jepang semua pemain yang ulet, jadi enggak akan gampang. Siap capek dan siapkan staminanya, fokus, mentalnya. Apalagi kalau final paling penting mentalnya,” kata Fajar dikutip dari rilis resmi PBSI. Kemarin kami sempat ketemui di China Open, tapi kondisi lapangan di sana dan di Korea ini berbeda. Jadi pasti kami harus mengantisipasi lagi,” ujar Fajar.

Baca Juga :   KPU Minta Pilkada 27 November Libur Nasional

“Besok harus lebih fokus dan jaga stamina saja. Semua harus lebih dipersiapkan lagi,” imbuh Rian.

Final Korea Open merupakan laga puncak kedua yang dijalani Fajar/Rian pada tahun ini. Sebelumnya pasangan peringkat enam dunia itu menembus final Swiss Open yang berakhir dengan kemenangan 21-19 dan 21-16 atas Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Ganda putra Indonesia sudah lama tidak pernah meraih gelar di ajang Korea Open. Kali terakhir pasangan Indonesia yang berhasil meraih gelar di Negeri Ginseng adalah Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto pada 2004. Sementara dua tahun berselang Candra Wijaya menjadi juara ketika berpasangan dengan Tony Gunawan yang sudah berpaspor Amerika Serikat. (CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
SOROTI Dampak PNP, DPRD Kalsel Dorong Pendataan Lebih Ketat
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 15:07

SOROTI Dampak PNP, DPRD Kalsel Dorong Pendataan Lebih Ketat

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyusuri lorong Gudang Bulog Panaikang untuk memastikan secara langsung kondisi dan stok beras nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026). (Antara/Harianto)

Bisnis

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca