SuarIndonesia – Tim Biddokes Polda Kalsel, telah melakukan otopsi terhadap jasad Ricky Parulian, salah satu mahasiswa ITB, yang tewas di Pertambangan PT Arutmin di Desa Sangsang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kotabaru.
“Iya kalau soal otopsi terhadap jasad, yang ditemuan tewas, Sabtu (25/1/2020) ini sudah dilakukan, dan kini masih menunggu hasil Patologi Anatomi dan Toxycologi,” kata salah satu perwira di Polda Kalsel, Kamis (30/1/2020).
Tim yang melakukan otopsi dibawah kendali Kabiddokkes, Kombes Pol dr H Erwinn Zainul Hakim MARS MH.Kes.
“Kita melakukan otopsi itu setelah kejadian beserta dokter forensik RSUD Ulin Banjarmasin, DR dr Iwan Aflanie, Sp F SH dan team Forensik RSUD Ulin Banjarmasin,” tambah salah satu personil yang melakukan pendampingan otopsi, Iptu Supriadi Noor, SAP.
Bahkan disebut, ikut saksikan dari Polsek Kelumpang Tengah, perwakilan PT Arutmin Indonesia, sejumlah saksi serta pihak-pihak terkait.
Ketika itu dilaksanakan pemeriksaan Patologi Anatomi spesimen sampel.
Pemeriksaan Toxicologi dan dikirim ke laboratorium Cabang Surabaya.
“Kesimpulan dan sebab kematian, menunggu hasil Patologi Anatomi dan Toxycologi,” tambahnya.
Diketahui, korban Ricky Parulian adalah mahasiswa Teknik Geologi ITB, ditemukan tewas lokasi pertambangan PT Arutmin Indonesia Senakin Mine.
Saat ini jenazahnya sudah dimakamkan di Rantau Utara, Sumatera Utara
Ricky Parulian merupakan mahasiswa angkatan 2016. Saat kejadian, ia tengah mengikuti program magang dan mengerjakan tugas akhir di salah satu pertambangan PT Arutmin. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















