SuarIndonesia – Guna memastikan instruksi pemerintah pusat dan Gubernur Kalsel berjalan sebagaimana mestinya, Polresta Banjarmasin bakal menerapkan jam malam mulai Kamis, 6 Mei 2021.
Sehingga, dari jam 10 malam diharapkan tak ada lagi aktivitas warga. Misalnya, nongkrong-nongkrong di kafe, di jalanan atau di tempat yang bisa memicu adanya kerumunan.
“Bila ada yang kedapatan, akan kami bubarkan. Lampu-lampu jalan raya juga akan dimatikan,” ucap Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, kemarin (5/5/2021) sore, saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2021.
Di sisi lain, Rachmat juga menambahkan bahwa ruas jalan, tepatnya di gerbang masuk kota di kilometer enam juga akan ditutup sejak jam 10 malam.
Menurutnya, pembatasan aktivitas masyarakat tersebut dilakukan mulai hingga 17 Mei mendatang.
“Di atas jam itu, sudah tidak bisa melintas. Ada petugas gabungan yang berjaga di gerbang kota,” tambahnya.
Lantas apakah Kota Banjarmasin bakal juga menerapkan penyekatan di perbatasan kota untuk menghalau masuknya warga atau pemudik?
Menurut Kapolres, kebijakan tersebut hanya diterapkan bagi wilayah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 secara drastis. Namun di wilayah Kalimantan khususnya Kota Banjarmasin, hanya sebagai perimbangan saja.
“Penyekatan itu hanya di tingkat provinsi saja, seperti di perbatasan Kalteng di Batola dan Kaltim di Tanjung sana. Kalau di Banjarmasin hanya pemberlakuan jam malam saja,” tukasnya.
Kemudian, ditekankannya, tidak menutup kemungkinan pembatasan aktivitas tersebut akan diperketat pada saat malam hari raya Idul Fitri nanti.
“Kita lihat perkembangannya, jika memang terjadi peningkatan kasus Covid-19 maka bisa saja kita perketat pembatasan ini,” tegasnya.
Dalam menjalankan pengawasan tersebut, Polresta Banjarmasin bakal membangun lima posko yang tersebar di berbagai lokasi. Tiga pos pengamanan dua pos pelayanan dengan 600 personil dari aparat gabungan.
“Untuk satu tim, kita letakkan 10 sampai 12 personil gabungan,” pungkas Kapolres.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen berharap agar seluruh warga Banjarmasin bisa mematuhi apa yang sudah ditetapkan.
“Sayangilah keluarga di rumah, tolong keluarga kita dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan begitu Insya Allah kita aman dari paparan Covid-19 ini,” ujarnya singkat.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















