SuarIndonesia -Misteri dugaan pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Rika Safitri warga Desa Patarikan, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalsel, akhirnya terungkap.
Tersangka pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan diamankan Polisi di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalteng, Selasa (12/4/2022).
Tersangkanya berinisial MS (26) warga Gang Pandawa, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalteng.
“Iya sudah ditangkap pada, Selasa (12/4/2022),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman melalui Kasubdit 3 Jatanras, AKBP Andy Rahmansyah Rabu (13/4/2022).
Penangkapan terhadap MS berhasil dilakukan atas kerjasama dan koordinasi Unit Resmob Subdit 3 Jatanras Polda Kalsel bersama Resmob Subdit 3 Jatanras Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, Polsek Pahandut, Polres Hulu Sungai Tengah dan Polsek Batu.
Dari tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yaitu 1 sepatu, 1 jaket dan 1 celana panjang.
Selain itu, sepeda motor jenis matic yang sempat digunakan korban dan dibawa oleh tersangka pasca terjadi pembunuhan disertai dugaan pemerkosaan juga telah diamankan petugas.

Kini, MS tersangka dibawa ke Polres HST untuk penyidikan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Motifnya masih didalami, Polres HST yang melakukan penyidikan lebih lanjut,” tambah AKBP Andy.
Diketahui, sebelum ditemukan tak beryawa di sebuah pondok di tengah hutan karet kawasan Desa Haliau, Kecamatan Batu Benawa Kabupaten HST pada Minggu (3/4/2022), korban diketahui terakhir bertemu dengan MS pada Sabtu (2/4/2022).
Dari keterangan para saksi, korban yang sebelumnya bersama adiknya bertolak menuju ke Barabai untuk menemui MS dengan tujuan membatalkan pembelian smartphone dari MS karena produk yang dibeli ternyata bermasalah.
Korban bersama adiknya bertemu MS di Jalan SMP, Kelurahan Barabai Darat, Barabai Kabupaten HST.
Saat itu, MS disebut beralasan tidak memiliki cukup uang untuk mengembalikan uang pembayaran smartphone dari korban.
Lantas MS mengajak korban untuk ikut bersamanya untuk mengambil kekurangan uang.
Namun nahas, korban yang merupakan mahasiswi semester delapan pada Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai ini tak kunjung kembali.
Hingga akhirnya ditemukan oleh pencari ikan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















