Meski 15 Juta Ada UKM Pasif Tetapi 30 Juta UKM di Indonesia Mandiri

- Penulis

Jumat, 8 Maret 2019 - 16:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dewan Penasehat BPJS Ketenagakerjan Adit Warman memaparkan 30 juta Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia ternyata pada umumnya sudah mandiri.

Hal ini penting untuk dipupuk dan didorong bagi UKM yang berada di daerah-daerah.

Namun demikian ada 15 Juta UKM masih pasip dan membutuhkan uluran tangan sehingga diharapkan kedepan bila semua UKM sudah mampu mandiri tentu saja akan menyerap berapa juta tenaga kerja, ucap Adit saat melakukan dialog dan mendorong UKM saat menjadi peserta Expo di Gedung Sultan Suriansyah yang digelar Apindo, Jumat (08/03/2019) pagi.

Dihadapan Walikota H Ibnu Sina dan 500 UKM peserta pameran,Adit juga memberikan motivasi dan jangan pernah patah semangat. Karena semunya, membutuhkan proses.

Sedangkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengapresiasi pengurus Apindo Kalsel yang menggelar Apindo Expo 2019 yang begitu banyak mengumpulkan para UMKM banua diawal tahun 2019 ini.

Bahkan, katanya, hampir semua stand yang disediakan pihak panitia semuanya terisi ada sekitar 500 stand yang dipinjamkan secara gratis pada hari pertama dan pada hari kedua ada sekitar 1500 stand lagi yang akan ditempati para UMKM baik lokal hingga Pulau Jawa yang diundang pihak panitia secara khusus.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini memuuji Aspindo yang melahirkan banyak pengusaha baru yakni sekitar 2500 hingga 5 tahun kepemimpinannya. Karena

dari data Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin jumlah UMKM yang ada di kota Banjarmasin sekitar 45.000 dan pihaknya menargetkan sekitar 5 ribu UMKM baru dan selama 3 tahun sekitar 2700 lebih UMKM aktif dan mandiri sekitar 1000 UMKM yang telah disuport perbankkan melalui CSRnya.

“ Untuk itu Pemko Banjarmasin mengajak Apindo untuk berkolaborasi membina para UMKM ini karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri membina para UMKM yang jumlahnya sangat banyak ini,” sebutnya yang mendapat aplus peserta yang hadir.

Apalagi, jaringan para pengusaha dan perusahaan disini jaringan bisnisnya sangat luas tidak hanya nasional saja bahkan sudah mendunia.`

Baca Juga :   TAHUN 2025, Bank Kalsel Hadirkan 4 Produk Baru

`Saya ajak para pengusaha yang tergabung dalam Apindo untuk memajukan para UMKM kita tidak hanya bisa bersaing lokal namun bisa menasional kedepannya,”papar Walikota.

Ketua Panitia Expo Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalsel yang menggelar kegiatan berskala nasional pada 9 sampai 10 Maret 2019 diikuti 500 UMKM seluruh Indonesia dan 1500 peserta kegiatan tersebut yang diberi UMKM Summit 2019, Ketua Apindo Kalsel H Dr Supriadi kepada wartawan disela pembukaan.

Diharapkan melalui even APINDO UMKM Summit 2019 yang dilaksanakan dengan konsep Seminar dan Choaching Clinic ini, dapat membuka wawasan bagi para peserta yang kebanyakan adalah pengusaha kecil untuk bisa berbenah diri dalam rangka menghadapi era Revolusi Industri 4.0 ini.

“Utamanya bagi pengusaha kecil di Bumi Antasari ini pihaknya berharap mereka bisa betul-betul memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu yang sebanyak-banyaknya sebagai bekal dalam mengembangkan bisnis agar lebih maju hingga naik kelas menjadi pengusaha besar,” tambahnya.

Sedangkan untuk even APINDO UMKM Expo 2019, diperuntukan bagi UMKM lokal di Banua untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk andalan mereka ada kurang lebih 300 stand yang disediakan dengan prioritas yang mengisinya adalah UMKM di daerah dan semuanya gratis.

“Bagi UMKM lokal kita untuk mencari jejaring pemasaran yang lebih luas lagi, karena peserta yang kita undang datang dari luar Kalsel seperti Pulau Jawa dan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu kegiatan ini diberikan UMKM Award oleh APINDO Kalsel pada pelaku UMKM di Banua, baik kategori besar menengah dan kecil yang sudah memberikan kontrubusi positif bagi kemajuan daerah Kalsel ini.Bahkan

nanti akan ada tim juri yang kita bentuk secara independen untuk memberikan penilaian kepada UMKM mana award ini diberikan, demikian Dr Supriadi MM.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama
GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!
MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca