Menyambut Kehadiran Presiden di HPS, Ribuan TNI-Polri di Lahan Raksasa Jejangkit

Menyambut Kehadiran Presiden di HPS, Ribuan TNI-Polri di Lahan Raksasa Jejangkit
(Foto: Net/Suarindonesia.com)

Suarindonesia – Hingga kemarin, masih menunggu kepastian di hari apa rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di puncak acara Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) di Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel, yang dilangsungkan dari tanggal 18 hingga 21 Oktober 2018.

Kepastian Jokowi datang itu sendiri, dari keterangan}, Senin (15/10) masih belum ada kejelasan secara pasti.

Bahkan, sejumlah anggota Polda Kalsel, Korem 101/Antasari, tak tanpak adanya tanda kesibukan dalam urusan engamanan serta lainnya.

“Sesuai rapat di Korem Jumat lalu, memang finis-nya tanggal 18 Oktober, dalam penyambutan itu. Tapi, setelah itu kita belum ada informasi atas kedatangan Presiden, yang biasanya ada panggilan sesuai ditunjuk untuk koordinasi lebih lanjut ke Kementerian Sekretariat Negara,’’ ujar salah satu perwira Polda.

Meski demikian, persiapan yang akan dihadapi jika Presiden datang, telah dilakukan. Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Rifai ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, mendekati hari `H’ untuk kedatangan Presiden, pihaknya belum mendapat informasi kelanjutannya atas kepastian tersebut. “Sesuai dengan ketentuan dalam pengamanan memang ada kelanjutan informasi. Sampai hari ini, dari Polda tak ada yang diminta untuk ke Sekretariat Negara (Setneg),’’ ujarnya lagi.

Sementara Karo Humas Pemprov Kalsel, Kurnadiansyah mengatakan, kepastian Presiden hadir di hari apa, itu tergantung hasil rapat hari ini (Senin kemarin,red).

“Belum diinfokan oleh bagian protokol Biro Humas Provinsi yang mengikuti rapat di Setneg bersama Kementerian Pertanian. Memang sesuai jadwal semula lanjutnya, Presiden Jokowi diagendakan hadir di pucak HPS,’’ tambah Kurnadiansyah.

Hari Ini di Lahan Sambil menunggu kepastian itu pula, hari ini, Selasa (16/10), sesuai rencana ribuan personel dari Polda Kalsel dan jajaran Korem 101/Antasari, sejumlah mahasiswa serta organisasi lainnya, bersama Gubernur Kalsel, H Sahbirun Noor, melakukan penanaman padi lagi di lokasi `lahan raksasa’ Jejangkit.

Bahkan soal itu, pada apel pagi kemarin, Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani, perintahkan untuk dikerahkan khusus untuk personel di Polda sebanyak 200 anggota. “tu belum ditambah dari ke wilayahan yang untuk Polda dan jajaran ada sekitar 600 personel,’’ tambah Kabid Humas, AKBP M Rifai.

Semua akan bergabung dengan anggota TNI, mahasiswa dan organisasi lainnya.

“Iya hari ini mungkin ada ribuan yang melakukan penanaman lagi di lahan Jejangkit,’’ ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menjadikan momentum peringatan HPS ke-38 sebagai `bangunnya raksasa tidur’ pertanian Kalsel.

Besarnya potensi pertanian yang mencakup luasan lahan rawa lebak, menjadi salah satu kekuatan yang coba dibangkitkan lewat penyelenggaraan HPS ini.

Sahbirin mengatakan, keberadaan HPS memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap Kalsel terutama Kabupaten Batola. “Lahan yang ada di Kalsel ini, sebetulnya sangat luas sekali, begitu juga lahan tidurnya. Makanya saya ibaratkan kedatangan HPS di Kalsel ini, sama dengan membangunkan raksasa tidur,’’ ujar gubernur pada waktu itu. (ZI)

 158 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: