MENIPIS Stok Plasma Konvalesen di Tengah Gencarnya Vaksinasi

- Penulis

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin

 

SuarIndonesia – Stok Plasma Konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin kembali menipis. Padahal plasma konvalesen sendiri merupakan salah satu cara untuk mengobati pasien Covid-19 yang bergejala.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit menjelaskan, kondisi itu sendiri terjadi lantaran titer antibodi yang menjadi syarat utama memproduksi plasma konvalesen tersebut tidak bisa dilakukan oleh orang telah menerima vaksin Covid-19.

Sedangkan saat ini, pemerintah sedang gencar-gencarnya menjalankan program vaksinasi yang berjalan menyasar sebagian masyarakat.

“Jumlah pendonor plasma konvalesen sebulan terakhir ini sudah sangat berkurang. Karena syarat pendonor tidak bisa dilakukan orang yang sudah bervaksin,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/03/293) sore.

Ia menjelaskan, alasan seseorang yang sudah divaksin tidak bisa jadi pendonor Plasma Konvalesen lantaran antibodi orang yang bervaksin, tidak sebagus orang yang terpapar murni oleh virus.

“Antibodi yang terbentuk bukan karena tumbuh sendirinya karena terpapar. Jadi mungkin kualitas plasma konvalesennya tidak sebagus yang terpapar murni. Tapi kita masih menunggu regulasi lagi dari Pemerintah Pusat atau WHO,” tambahnya.

Menurutnya, padahal, saat ini permintaan terhadap plasma konvalesen produksi PMI Kota Banjarmasin justru meningkat. Bahkan membuat pihaknya beberapa kali meminta stok plasma konvalesen ke UDD Kota Surabaya yang stoknya melimpah.

Baca Juga :   GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

“Memang setiap hari ada pengambilan bisa sampai 10 sampai 15 kantong. Tapi langsung habis. Tidak bisa buat stok. Permintaan banyak sampai 25 kantong per harinya untuk rumah sakit,” pungkasnya.

Karena itu, pria dengan sapaan Rama itu berharap adanya instruksi dari Pemerintah Daerah agar pegawainya yang berstatus sebagai penyintas Covid-19 dan tidak mendapatkan terapi plasma bisa jadi pendonor.

Selain itu, pihaknya juga telah bekerjasama dengan rumah sakit untuk memasang pamflet imbauan, agar pasien yang sembuh bisa mendonorkan titer antibodinya ke PMI.

“Secara pribadi sudah banyak. Tapi kita harapkan juga ada instruksi langsung dari kepala daerah. Seperti di Surabaya mereka aktif sekali. Bahkan stoknya berlebihan sampai mengirim ke Jakarta,” harapnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin
DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca