Menanggapi Berita Mempertanyakan Siapa Bersalah atas Hilangnya Kursi PAN di Jateng

Menanggapi Berita Mempertanyakan Siapa Bersalah atas Hilangnya Kursi PAN di Jateng

Oleh
Totok Daryanto
Waketum DPP PAN

Hilangnya semua kursi DPR PAN di Jateng dalam Pemilu 2019 bagi semua kader PAN adalah peristiwa musibah nasional. Dengan kehilangan 8 kursi maka secara nasional perolehan kursi PAN menjadi menurun.

Agar kita memiliki pandangan yang jernih sebaiknya dilakukan penelitian khusus di daerah ini. Dengan memiliki data yang valid terhadap sebuah peristiwa maka akan dapat dilakukan treatment yang tepat agar kegagalan tidak terulang di masa depan.

Para kader tidak perlu saling menyalahkan karena justru semakin menyakitkan bagi korban yang terkena musibah. Setiap peristiwa politik atau peristiwa sosial tidak pernah disebabkan oleh penyebab yang bersifat tunggal. Banyak aspek yang berkaitan, bersifat kompleks, yang berujung pada kegagalan.

Dalam pemilu serentak aspek-aspek yang terkait dengan pemilu legislatif bercampur dengan aspek-aspek yang terkait Pilpres. Jateng adalah basisnya kandidat Presiden No 1. Maka diperlukan survei yang obyektif, sehingga nantinya dapat dijalankan strategi yang tepat mengintegrasikan program pusat dan daerah agar kursi PAN di Jateng dapat dipulihkan atau ditingkatkan pada Pemilu berikutnya.

Yang jelas secara nasional kepemimpinan Zulkifli Hasan dirasakan mampu menunjukkan kinerja politik yang lebih baik.

Di ibukota DKI partai berlambang matahari bersinar mampu mengembalikan kejayaannnya di masa lalu.

Dan di Papua daerah khusus yang selalu menjadi perebutan partai besar, PAN unggul dalam persaingan dan untuk pertama kali memiliki pimpinan DPRD Provinsi dan mengirimkan 2 kursi DPR ke Senayan.

Sementara di daerah basis yang selama 10 tahun di Sultra menjadi partai penguasa, kepemimpinan Bang Zul dapat mempertahankan dan kini ketua DPRDnya kader PAN.

Di daerah basis lainnya seperti DIY, Sumbar, dan Jambi, PAN masih bertahan. Bahkan di Sumbar mengirim 2 kursi ke Senayan yang sebelumnya hanya 1 kursi.

Dengan profil sebaran kekuatan PAN secara nasional ini maka PAN adalah partai yang memiliki prospek cerah di masa depan. Inilah sebabnya sebagian besar kader PAN di daerah mendaulat Bang Zul untuk melanjutkan kepemimpinan dalam dua periode.

 468 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: