MEMILUKAN! 1.200 Anak Meninggal di Kamp-kamp Pengungsi

- Penulis

Selasa, 19 September 2023 - 23:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBB meningkatkan kekhawatiran atas kematian anak-anak di Sudan ketika krisis kesehatan semakin parah. (dunyanews.tv)

PBB meningkatkan kekhawatiran atas kematian anak-anak di Sudan ketika krisis kesehatan semakin parah. (dunyanews.tv)

SuarIndonesia — Memilukan! Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa lebih dari 1.200 anak-anak telah meninggal di kamp-kamp pengungsi Sudan sejak bulan Mei. Sementara ribuan bayi baru lahir kemungkinan besar akan meninggal di negara yang dilanda perang tersebut hingga akhir tahun ini.

PBB menyuarakan kekhawatiran atas dampak perang di Sudan terhadap situasi kesehatan anak-anak.

“Di balik pengabaian yang kejam terhadap warga sipil dan serangan tanpa henti terhadap layanan kesehatan dan gizi, UNICEF khawatir ribuan bayi baru lahir akan meninggal antara sekarang dan akhir tahun ini,” kata juru bicara badan anak-anak PBB tersebut, James Elder kepada wartawan di Jenewa, dikutip detikNews dari kantor berita AFP, Selasa (19/9/2023).

Elder mengatakan bahwa 333.000 anak akan lahir di negara itu antara bulan Oktober dan Desember mendatang.

Pada saat yang sama, layanan nutrisi di negara yang dilanda perang itu “hancur”, katanya.

“Setiap bulannya, 55.000 anak memerlukan pengobatan untuk penyakit malnutrisi yang paling mematikan ini, namun di Khartoum kurang dari satu dari 50 pusat gizi yang masih berfungsi. Di Darfur Barat, hanya satu dari 10 yang berfungsi,” ujar Elder.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Badan pengungsi PBB, UNHCR mengatakan timnya di Sudan, telah mencatat bahwa antara 15 Mei dan 14 September, lebih dari 1.200 anak di bawah usia lima tahun telah meninggal di sembilan kamp pengungsi.

Kamp-kamp tersebut sebagian besar menampung pengungsi dari Sudan Selatan dan Ethiopia, kata Allen Maina, kepala kesehatan masyarakat UNHCR kepada wartawan di Jenewa.
UNHCR mengatakan bahwa sekitar 3.100 kasus dugaan campak juga dilaporkan pada periode yang sama, dan lebih dari 500 kasus dugaan kolera telah dilaporkan di wilayah lain di negara tersebut, bersamaan dengan wabah demam berdarah dan malaria.

“Dunia mempunyai sarana dan dana untuk mencegah semua kematian akibat campak atau kekurangan gizi,” kata Ketua UNHCR Filippo Grandi dalam sebuah pernyataan.

“Kita bisa mencegah lebih banyak kematian, tapi kita memerlukan dana untuk meresponsnya, akses terhadap mereka yang membutuhkan, dan yang terpenting, mengakhiri pertempuran,” imbuhnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17

KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca