SuarIndonesia – Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) membongkar jaringan besar antarprovinsi.
Ini jaringan terhubung hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Jakarta, Semarang hingga Aceh.
Sebanyak 60 tersangka ditangkap, diantaranya seorang perempuan. Dari semua barang bukti disita bernilai mencapai Rp 110 miliar lebih.
Narkotika didominasi dari hasil pengungkapan terhadap jaringan Fredy Pratama alias Miming, yang masih berstatus buronan Mabes Polri dan sejumlah negara lain.
“Ada 11 dari jumlah tersangka diketahuijaringan yang terafiliasi Fredy Pratama. Rata-rata setiap tersangka diamankan dengan barang bukti 5-7 kilogram sabu.
Potensi biaya untuk rehabilitasi bisa menembus Rp 2,6 triliun. Maraknya peredaran narkoba di Kalsel sangat memprihatinkan, kita semua harus waspada,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan Kamis (11/9/2025).
Semua disampaikan Kapolda saat pemusnahan barang bukti 101,6 kilogram sabu, 11.973 butir ekstasi dan 134,7 gram serbuk narkotika hasil pengungkapan dari 45 laporan polisi.
Kemudian dilanjut musnahkan dengan cara dibakar di dalam Insinerator RSJ Sambang Lihum.
“Dari barang bukti yang dumusnahkan, diperkirakan sekitar 500 juta jiwa berhasil diselamatkan dari bahaya narkoba,” tambahnya.
“Perang terhadap narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat semata, mari bersama-sama demi mewujudkan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba,” ujarnya.
Sementara Gubernur Kalsel, H Muhidin turut sangat prihatin. “Ya ini sangat memprihatinkan, kami mengimbau orang tua untuk lebih waspada menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus kepergaulan yang tidak sehat apa lagi narkoba,” ucapnya.
Ia menilai pentingnya motivasi bagi aparat serta mengapresiasi langkah Kapolda Kalsel yang tiada henti memberikan motivasi untuk seluruh anggota hingga jajaran.
Gubernur mendorong agar Kalsel memiliki fasilitas rehabilitasi lokal. “Selama ini, pecandu narkoba masih harus dikirim ke luar daerah, termasuk ke Jawa Barat.
Kalau kita bisa bangun sendiri, ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga soal penyelamatan generasi ke depan.” jelasnya.
Kapolda menambahkan, pihaknya terus menguatkan pemberantasan narkoba di wilayah Kalsel, guna mewujudkan astacita Presiden RI Prabowo Subianto. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















