Mega Mengaku Sering Dituding PKI Saat Bicara soal China

- Penulis

Kamis, 15 November 2018 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia — Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku kerap dituding sebagai orang Partai Komunis Indonesia (PKI) saat berbicara mengenai negara China.

“Kalau saya bicara yang namanya China, seringkali saya langsung dikatakan ‘oh Ibu Mega itu orang PKI’,” ujar Megawati saat berpidato dalam acara ‘Pembekalan Caleg DPR dari PDIP’ di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (15/11).

Megawati mengaku heran terhadap tudingan itu. Ia lantas mempertanyakan pemahaman pihak penuding mengenai PKI. “Ini mengerti (PKI) apa tidak. Asal menyebut saja,” ujarnya.

Cerita Megawati dituding PKI karena berbicara tentang negara China disampaikan kala membahas soal kondisi Indonesia saat ini yang belum maju meski sudah 73 tahun merdeka.

Dalam konteks itu Mega kemudian menyinggung China, salah satu negara yang sempat di belakang Indonesia namun kini berada di depan.

Sebelumnya, Megawati di forum yang sama mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dari posisi orang nomor satu di PDIP. Dia ingin pensiun karena merasa sudah cukup lama menjadi Ketum PDIP.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Data Dukcapil Fondasi E-Government

“Memang saya kalau dilihat, perjalanan politik sudah cukup lama. Saya ketum parpol paling senior sekian lama belum diganti-ganti, padahal saya sudah lama berharap diganti,” ujar Megawati.

Megawati menjabat sebagai Ketum PDIP sejak tahun 1993 saat partai itu masih bernama PDI. Kursinya sempat digoyang lewat Kongres Luar Biasa PDI tahun 1996 yang menetapkan Soerjadi sebagai Ketum PDIP.

Tak menerima hasil itu, PDI di bawah kepemimpinan Megawati berubah nama menjadi PDI Perjuangan. Sejak saat itu, kursi Megawati tidak pernah goyah hingga saat ini.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARI KE-14: Tiga Kapal Negara Perkuat Operasi SAR KMP Virgo Transport 8
OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
KASUS SAMIN TAN: 436 Ribu Ton Batu Bara Dilelang Kejagung, Laku Rp 179 M
KASUS “CHROMEBOOK”: Hukuman Nadiem Dikurangi jadi 9 tahun Penjara
KASUS SUAP NIKEL: Eks Ketua Ombudsman Dituntut 5,5 Tahun Penjara
PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:35

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 September 2026 - 15:44

LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat

Minggu, 27 September 2026 - 15:33

PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07

KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat

Sabtu, 26 September 2026 - 21:26

ATASI Karhutla, DPRD Kalsel Gaungkan Semangat Pancasila

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20

PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Sabtu, 26 September 2026 - 18:13

KEMBALI TERIDENFITIKASI Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Pencarian Masih Berlangsung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto

Balangan

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:35

Anggota Polda Kalsel melakukan metode suntik gambut dalam penanggulangan karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. (Foto: Antara)

Kab. Banjar

6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:58

Yanuar Diansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (Foto: HO-Dinkes Banjarmasin)

Kalsel

WASPADA! ISPA Banjarmasin Alami Peningkatan

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca