MASYARAKAT Pesisir Diimbau Waspadai Banjir Rob

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu lokasi wisata di Pantai Ujung Pandaran saat air laut sedang pasang, beberapa waktu lalu. (Dok ANTARA/Norjani)

Kondisi salah satu lokasi wisata di Pantai Ujung Pandaran saat air laut sedang pasang, beberapa waktu lalu. (Dok ANTARA/Norjani)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat di kawasan pesisir dan bantaran sungai mewaspadai ancaman banjir rob yang berpotensi terjadi pada 7 Oktober 2025.

“Kami imbau masyarakat, khususnya di Desa Ujung Pandaran atau pesisir selatan dan daerah-daerah bantaran sungai untuk mewaspadai banjir rob. Mudah-mudahan tidak bersamaan dengan hujan di darat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, dikutip dari AntaraNews, Senin (6/10/2025).

Imbauan ini disampaikan Multazam menindaklanjuti peringatan dini yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi banjir rob yang akan terjadi.

BMKG menyebut adanya fenomena Fase Perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi dan tibanya bulan purnama pada 7 Oktober 2025 nanti yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia.

Pesisir Kalimantan Tengah termasuk termasuk dalam 17 wilayah yang berpotensi dilanda banjir pesisir akibat naiknya permukaan air laut tersebut.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Banjir rob perlu diwaspadai karena bisa berdampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Untuk itulah BPBD Kotawaringin Timur mengingatkan masyarakat di kawasan pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob ini.

Faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika ada tanda-tanda atau potensi akan terjadi banjir rob di kawasan pesisir maupun dampaknya di bantaran sungai. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba
KARHUTLA KOTIM: Status Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga 15 September
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
KUALITAS Udara Kota Palangka Raya “Berbahaya”

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca