MASYARAKAT Diedukasi Pentingnya Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes Melitus

- Penulis

Senin, 28 Maret 2022 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter (Hima PSPPD) mengedukasi masyarakat pentingnya deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan, upaya deteksi, dan pencegahan penyakit tidak menular (PTM), tim pengabdian Hima PSPPD melaksanakan program “Healthy Sunday Morning”.

Program itu sendiri merupakan program pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol yang dilaksanakan di lokasi wisata Siring Banjarmasin, Minggu (27/3/2022).

Pemeriksaan kesehatan gratis ini dimulai pukul 07.00 Wita hingga 09.30 Wita.

Ketua Hima PSPPD, Muhammad Naufal Daffa, S.Ked, mengatakan mahasiswa yang melakukan pemeriksaan kesehatan merupakan dokter muda yang tengah menempuh pendidikan profesi dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (FK ULM).

Daffa, begitu sapaan akrabnya, mengatakan jenis PTM yang menjadi fokus utama tim pengabdian Hima PSPPD yaitu penyakit hipertensi dan diabetes.

Selain cek kesehatan, pada Healthy Sunday Morning ini juga diberikan edukasi terkait hasil pemeriksaannya dan informasi terkait penyakit tidak menular.

“Penyakit tidak menular dapat diidap siapa saja, bahkan sering disebut sebagai The Silent Killer.

Baca Juga :   PLN Nyatakan Kelistrikan Kalselteng Masih Siaga

Diawali dengan hipertensi dan diabetes yang terkadang tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan pengobatan dengan baik, bisa meningkatkan resiko penyakit jantung, gangguan ginjal, serta stroke,” terang Haniatul Aisy, S.Ked, salah satu anggota tim pengabdian Hima PSPPD FK ULM.

Diterangkannya, pada masa pandemi, hipertensi dan diabetes menjadi komorbid atau penyakit penyerta penyebab kematian terbanyak.

“Penyakit tidak menular dipicu oleh konsumsi gula, garam, lemak secara berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan obesitas.

Faktor resiko ini sangat mungkin dicegah dengan komitmen perubah perilaku dari setiap individu,” imbuhnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA JENAZAH LAGI Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dan Diterbangkan Menggunakan Helikopter ke Banjarmasin
SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan
DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:03

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen

Sabtu, 12 September 2026 - 19:10

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:58

RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:24

JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi garis polisi. (Foto: Getty Images/Ole Schwander)

Hukum

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:50

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Kalteng

14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca