MANGROVE Berikan Manfaat bagi Warga Kubu Raya

- Penulis

Senin, 22 Juli 2024 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap. [ANTARA/HO-Dokumentasi narasumber Rudi Hartono]

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap. [ANTARA/HO-Dokumentasi narasumber Rudi Hartono]

SuarIndonesia — Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah mengatakan kawasan mangrove di wilayah Kubu Raya Kalimantan Barat bermanfaat sebagai pengendali banjir, penyaring polutan dan sedimentasi serta meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Tentunya mangrove yang ada di Kubu Raya, khususnya di Sungai Kupah memiliki banyak manfaat yang dapat langsung dirasakan oleh warga sekitar,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap, kutip AntaraNews, Senin (22/7/2024).

Ia mengatakan lahan mangrove yang ada di wilayahnya seluas 15 hektare dan terus akan bertambah sebab dukungan dari berbagai pihak serta warga setempat.

Di kawasan agrowisata Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, terdapat sekitar lima jenis bakau yakni Avicenia marina, Avicenia lanata, Rhizopora apiculata, Soneratia alba, dan Nypa frutican.

“Warga di sini sudah merasakan manfaatnya, selain bermanfaat untuk lingkungan, mangrove di sisi lain juga meningkatkan perekonomian lewat pemberdayaan kawasan Agro Wisata Sungai Kupah dan kepiting bakau,” ujarnya.

Wilayah mangrove di Kubu Raya, khususnya Sungai Kakap dijelaskannya juga memiliki daya tarik tersendiri karena letaknya berhadapan langsung dengan Laut Natuna, sehingga menyajikan pemandangan yang kian memukau saat matahari terbenam.

Baca Juga :   BALAI DALKARHUT-JICA Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla

Hal ini dinilai mampu menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara, sebab wilayah Kubu Raya memiliki mangrove dengan spesies langka, antara lain mangrove langka ialah Kandelia candel atau Lenggadai Betina ada di Kubu Raya.

Secara keseluruhan hutan mangrove Kubu Raya mencapai 109.727 hektare atau 67,75 persen dari luas mangrove di Kalimantan Barat dengan memiliki hampir semua jenis bakau, yakni 33 jenis dari 40 jenis bakau yang ada di Indonesia.

Tutupan mangrove di Kecamatan Sungai Kakap, Teluk Pakedai, dan Sungai Raya, seluas 8.771 hektare dengan tutupan lahan bakau di Sungai Kakap terdiri dari 14 spesies yang didominasi oleh vegetasi nipah dan tersebar di 13 desa dari 15 desa pesisir. [*/UT]

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming
KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman
ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
WALHI Kalbar Desak Penindakan Perusahaan Sebabkan Karhutla
WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak
HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla
DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca