Luis Milla Didepak PSSI

- Penulis

Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Anggota Exco PSSI Pieter Tanuri menilai pelatih Timnas Indonesia Luis Milla tak lagi percaya terhadap PSSI meski komunikasi di antara kedua pihak diklaim sempat harmonis. Respons lambat Milla terkait perpanjangan kontrak dianggap sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap federasi sepak bola Indonesia yang menaungi pengelolaan Timnas Indonesia.

“Dia tidak punya trust kepada PSSI dengan tidak mau hadir ke Indonesia. Kami butuh pelatih yang punya kepercayaan kepada Indonesia. Buat apa kalau tidak ada kepercayaan,” kata Pieter pada Minggu (21/10/2018).

Pieter juga merespons wacana Milla yang tak jadi datang ke Indonesia karena persoalan pembiayaan tiket pesawat. PSSI berharap Milla membeli tiket sendiri untuk ke Indonesia, sementara sang pelatih dikabarkan menunggu jadwal tiket dari federasi.

“Sudah menerima uang puluhan miliar, urusan tiket masih dipermasalahkan. Kami juga sudah pernah sodorin (tiket) sebelumnya, tapi dia tidak respons. Kemudian bilang tidak dibelikan tiket. Itu namanya lucu, cari-cari alasan,” ungkapnya.

Besaran gaji Luis Milla juga menjadi bahan pertimbangan untuk memutus kontrak. Apalagi Milla tidak dapat memenuhi target yang telah ditetapkan PSSI, yakni menjuarai SEA Games 2017 Malaysia dan lolos semifinal Asian Games 2018.

Di SEA Games 2017, Timnas Indonesia U-23 hanya mampu meraih medali perunggu. Sedangkan di Asian Games 2018, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan tersingkir di babak 16 besar.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

“Saya tidak setuju Milla balik lagi. Kami berhak mendapatkan pelatih yang lebih baik dengan biaya yang tidak jauh lebih mahal dari yang dikeluarkan untuk Milla,” tegasnya.

Pieter juga heran dengan reaksi warganet yang tetap menginginkan mantan pemain Real Madrid dan Barcelona tersebut terus melatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

“Saya mau belajar dari Luis Milla. Bagaimana bisa tidak berprestasi, tidak juara, tapi dicintai netizen. Dari sisi itu dia hebat sekali,” ujar Pieter.

Exco PSSI sendiri dalam rapat Minggu siang telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Milla di Timnas Indonesia. Jabatan pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 diberikan kepada Bima Sakti yang didampingi Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy.(RY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:54

SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39

PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40

Pesawat angkut TNI AU jenis CN-295 mengangkut cairan NaCl dan dry ice untuk kebutuhan OMC di Kalimantan, Minggu (25/10/2026). (HO-Puspen Mabes TNI)

Nasional

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:13