LEDAKAN di Gudang Kembang Api 12 Nyawa Melayang

- Penulis

Senin, 31 Juli 2023 - 00:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran Thailand memadamkan bara api di sekitar rumah yang hancur setelah ledakan merobek gudang kembang api, menewaskan duabelas orang dan melukai lebih dari 121 orang, di distrik Sungai Kolok di provinsi Narathiwat, Thailand selatan Sabtu (29/7/2023). (Foto: AFP/Madaree T)

Petugas pemadam kebakaran Thailand memadamkan bara api di sekitar rumah yang hancur setelah ledakan merobek gudang kembang api, menewaskan duabelas orang dan melukai lebih dari 121 orang, di distrik Sungai Kolok di provinsi Narathiwat, Thailand selatan Sabtu (29/7/2023). (Foto: AFP/Madaree T)

SuarIndonesia — Sebuah ledakan kuat melanda gudang kembang api di Thailand hingga menewaskan 12 orang dan lebih dari 100 orang terluka. Seorang pejabat setempat mengatakan petaka ledakan itu juga meratakan dan merusak rumah-rumah di dekatnya.

Dilansir AFP, Minggu (30/7/2023), ledakan di kota Sungai Kolok di provinsi selatan Narathiwat diduga disebabkan oleh pengelasan selama pekerjaan konstruksi di gedung tersebut.

“Sebuah gudang yang menyimpan petasan di Sungai Kolok meledak sore ini, jumlah terbaru sembilan tewas dan 115 luka-luka,” kata Gubernur Narathiwat Sanan Pongaksorn kepada AFP yang dikutip detikNews, Minggu (30/7/2023).

Pongaksorn mengatakan api telah berhasil dikendalikan. Petugas menyelidiki ledakan ini.

“Api sekarang dapat dikendalikan. Penyelidikan awal menunjukkan penyebabnya adalah kesalahan teknis selama proses pengelasan baja, karena bangunan sedang dibangun,” tutur dia.

Rekaman di media lokal menunjukkan kepulan asap besar membubung ke udara dan banyak toko, rumah, dan kendaraan rusak parah akibat kekuatan ledakan itu – beberapa terbakar dan beberapa atapnya terlepas.

Foto-foto AFP dari tempat kejadian menunjukkan gudang itu menjadi puing-puing dan logam bengkok.

Penyiar Thai PBS melaporkan sebanyak 500 rumah rusak akibat ledakan di kota perbatasan di perbatasan dengan Malaysia itu.

“Saya sedang bermain dengan ponsel saya di dalam rumah, lalu tiba-tiba saya mendengar suara keras dan menggelegar dan seluruh rumah saya berguncang,” kata saksi mata Seksan Taesen, yang tinggal 100 meter dari gudang, kepada AFP.

“Kemudian saya melihat atap saya terbuka lebar. Saya melihat ke luar dan saya melihat rumah runtuh dan orang-orang tergeletak di tanah di mana-mana. Itu kacau.”

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Dalam video yang direkam oleh Seksan menunjukkan kekacauan di pasar lokal. Penduduk setempat tampak bingung berkeliaran dan layanan darurat bergegas untuk membantu.

Sementara pecahan kaca, genteng, dan puing-puing lainnya berserakan di tanah.

Thailand memiliki catatan keselamatan yang buruk di sektor konstruksi dan kecelakaan mematikan sering terjadi. Bulan lalu dua orang tewas ketika sebuah jembatan yang sedang dibangun di Bangkok runtuh menimpa lalu lintas.

12 Orang Tewas
Jumlah korban tewas akibat ledakan di gudang kembang api di Thailand bertambah. Thailand mencatat 12 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka.
Ledakan petasan itu memicu kebakaran pada Sabtu di gudang tidak resmi di Pasar Muno di distrik Su-ngai Kolok di provinsi selatan Narathiwat yang berbatasan dengan Malaysia.

“Ada 10 kematian ditambah sisa-sisa dua orang tak dikenal, yang dikirim untuk pemeriksaan DNA,” kata Gubernur Narathiwat Sanan Phongaksorn, dilansir Reuters, Minggu (30/7/2023).

Dia mengatakan sebanyak 121 orang terluka, dua luka parah, sementara 111 telah dipulangkan dari rumah sakit, katanya.

“Tapi seharusnya tidak ada lagi kematian,” katanya.

Lebih dari 200 rumah di sekitar gudang rusak akibat ledakan tersebut, yang berdampak pada 365 orang.

“Sekitar 19 orang masih tinggal di tempat penampungan karena beberapa keluarga telah pindah ke rumah kerabat mereka,” kata Sanan.

Sementara itu polisi sedang menyelidiki penyebab insiden tersebut. Ia mengatakan laporan awal menunjukkan kesalahan pengelasan di gudang. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17

KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca