LANDO Norris Juara Dunia F1 2025

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juara Dunia Pembalap F1 2025 Lando Norris dari Inggris Raya dan McLaren, yang finis ketiga, merayakan kemenangan di podium di Grand Prix F1 Abu Dhabi pada hari Minggu. (Clive Mason/Getty Images)

Juara Dunia Pembalap F1 2025 Lando Norris dari Inggris Raya dan McLaren, yang finis ketiga, merayakan kemenangan di podium di Grand Prix F1 Abu Dhabi pada hari Minggu. (Clive Mason/Getty Images)

SuarIndonesia — Max Verstappen berhasil menjadi pemenang Formula 1 GP Abu Dhabi 2025. Namun itu tak cukup untuk membendung Lando Norris yang cukup finis ketiga untuk menjadi juara dunia.

Pada balapan yang di Yas Marina Circuit, Minggu (7/12/2025) malam WIB, Verstappen berhasil menutup Norris untuk mempertahankan posisi terdepan di lap pertama, sedangkan Norris malah turun ke posisi tiga usai disalip Oscar Piastri yang merupakan rekan setimnya.

Urutan tiga besar tak berubah hingga lap kedelapan, namun Charles Leclerc secara konstan memberi tekanan pada Norris dengan jarak kurang dari sedetik. Namun Norris perlahan menjauh dari kejaran Leclerc dengan unggul lebih dari 1,5 detik pada lap ke-13.

Sementara itu, dilansir dari detikSport, Piastri perlahan mulai menipiskan gap dengan Verstappan hingga sekitar 1,6 detik di lap ke-16 setelah sempat menyentuh lebih dari dua detik di awal balapan. Sementara itu, Norris memutuskan masuk pit di lap ke-17 dan keluar di posisi sembilan.

Pada lap ke-18, Norris menyalip Kimi Antonelli lalu Carlos Sainz untuk merangkak naik ke posisi tujuh. Ia juga menyalip Lance Stroll dan Liam Lawson di lap ke-19 untuk naik ke posisi lima. Satu lap berselang, Norris kembali naik ke posisi empat di belakang Yuki Tsunoda usai Esteban Ocon masuk pit.

Tsunoda yang memulai balapan dengan ban keras dan belum masuk pit tak mampu membuat banyak menghadapi Norris yang punya ban keras lebih segar. Pada lap ke-23, pebalap Jepang itu akhirnya disalip Norris yang kembali ke posisi tiga.

Sementara itu, Verstappen masuk pit pada lap ke-24 demi mengganti ban medium menjadi keras. Ia kembali ke trek di posisi dua, memberikan posisi terdepan kepada Piastri yang membalap dengan ban keras dan belum masuk pit.

Aksi Norris menyalip Tsunoda sempat dicek pengawas balapan karena ia diduga menyalip dari luar trek, namun justru Tsunoda yang dihukum penalti lima detik karena aksinya saat bertahan dinilai telah mendorong Norris ke luar trek.

Piastri terus bertahan di posisi pertama hingga lap ke-36, namun keunggulan dari Verstappen terpangkas hingga sekitar tujuh detik dan ia juga belum masuk pit. Norris ada di belakang Verstappen dengan jarak sekitar enam detik.

Norris masuk pit di lap ke-41 dan kembali ke trek dengan ban keras yang baru di posisi tiga. Sementara itu, pada lap yang sama Piastri disalip Verstappen yang kembali merebut posisi terdepan. Piastri masuk pit tak lama berselang dan kembali ke trek di posisi dua dengan ban medium.

Pada lap ke-43, Verstappen unggul 24 detik dari Piastri, namun jarak itu berpeluang terpangkas cepat. Norris ada di posisi ketiga dengan jarak sekitar 4 detik di belakang Piastri, namun Leclerc dengan ban medium juga membuntuti di posisi empat.

Jarak Verstappen dan Piastri sudah berkurang menjadi sekitar 19 detik pada lap ke-49. Dalam posisi tersebut, Verstappen tak bisa masuk pit karena akan kembali trek di belakang Piastri.

Posisi tiga besar tak berubah hingga balapan usai. Verstappen finis pertama, namun takhta juara dunia yang ia pegang selama empat tahun terakhir kini telah lepas ke tangan Norris yang cukup finis ketiga untuk menjadi juara dunia. Piastri finis kedua.

Dengan hasil ini, Norris menutup F1 2025 di puncak klasemen dengan koleksi 423 poin, unggul dua poin dari Verstappen yang finis kedua. Piastri menempati urutan tiga klasemen akhir dengan 410 poin.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

McLaren juga berhasil mengawinkan dua gelar musim ini karena mereka juga telah memenangkan gelar konstruktor sejak GP Singapura pada Oktober lalu.

Penantian Manis Lando Norris

Juara Dunia Pembalap F1 2025 dan Posisi Ketiga Lando Norris di podium setelah Grand Prix F1 Abu Dhabi 2025. (@Tim F1 McLaren)

Lando Norris menjadi juara dunia Formula 1 2025 usai finis ketiga di GP Abu Dhabi. Perjalanan naik turun sepanjang musim pun berbuah manis.

Dalam balapan pamungkas di Yas Marina Circuit, Minggu (7/12/2025), Norris yang butuh finis tiga besar demi mengunci gelar berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Kemenangan yang diraih Max Verstappen jadi tak berarti banyak.

Tambahan 15 poin sudah cukup bagi Norris untuk finis di posisi teratas klasemen akhir dengan 423 poin, unggul dua poin saja dari Verstappen. Ia sukses menurunkan sang juara bertahan dari takhta yang sudah dikuasainya selama empat tahun.

Perjalanan Norris menuju tangga juara jauh dari kata mulus. Ia harus bersaing dengan Oscar Piastri yang merupakan rekan setimnya sendiri. Sampai Agustus lalu, pebalap Australia itu memegang kendali dengan berada di puncak klasemen.

Terlebih setelah insiden gagal finis di GP Belanda yang membuat Norris tertinggal 34 poin dari Piastri di klasemen dengan sembilan balapan sisa. Namun siapa sangka, Norris bangkit di sisa musim, bersamaan dengan penuruna performa Piastri.

Klimaksnya saat Norris merebut puncak klasemen dari tangan Piastri usai meraih kemenangan di GP Meksiko Oktober lalu. Sejak itu, ia pun tak tergoyahkan dari posisi teratas. Meski kemudian datang Verstappen ikut bersaing usai mengalami kemajuan pesat di paruh kedua musim, namun itu semua sudah terlambat.

Norris pun keluar sebagai juara dunia usai menyentuh garis finis di Abu Dhabi. Ia pun menuntaskan dahaga 17 tahun yang dirasakan McLaren sejak Lewis Hamilton menjadi juara bersama tim asal Woking tersebut.

“Keren sekali, gila sekali, sulit bagi saya untuk mengatakannya. Musim ini penuh pasang surut. Apakah sempurna? Tentu saja tidak, saya mengalami kesulitan dan keberuntungan. Menjadi juara dunia adalah soal konsistensi. Saya fokus pada diri sendiri,” ujar Norris kepada Sky Sports.

“Saya senang sampai menangis, saya tidak tahu apakah saya akan menangis. Saya teringat ibu saya dan pikiran itu membuat saya menangis. Saya menjadi sedikit lebih emosional, hari yang luar biasa.”

“Beberapa putaran terakhir cukup santai. Saya hampir mengalami masalah lagi ketika saya mencoba sedikit rileks. Saya rasa Will (Joseph, insinyur balapan Norris) bahkan tidak mengatakan itu adalah putaran terakhir.”

“Yang membuatnya lebih baik adalah saya bisa berbagi dengan tim. Kami telah melalui banyak hal bersama. Saya ingin melakukannya bersama McLaren sejak awal dan saya merasa mereka juga menjadi bagian darinya, jadi saya sangat senang kami meraih gelar pebalap dan konstruktor bersama,” tegasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia
BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
TURNAMEN Tenis Meja DPRD Kalsel Dijuarai Fadil/H. Gani Juara
UNCLE ZAE Kembali Catat Prestasi di 2026, Juarai Turnamen Tenis Mercedes-Benz Club Banjarmasin
MERIAH Lomba Perahu Naga dan Tradisional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:50

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 September 2026 - 22:26

KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:16

WALHI Kalbar Desak Penindakan Perusahaan Sebabkan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Rabu, 2 September 2026 - 20:24

HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:51

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:08

BKSDA Kalbar Prioritaskan Perlindungan Orang Utan saat Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca