SuarIndonesia – Lagi-lagi percobaan penculikan anak di wilayah hukum Banjarmasin Utara, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kejadian makin membuat para orang tua was-was untuk melepas anaknya keluar rumah.
Kalau sebelum anak perempuan, kini barusan lagi terjadi terhadap seorang anak berinisial GR yang berusia 8 tahun, warga Banjarmasin Utara.
Dimana anak tersebut hendak dibawa orang saat pulang sekolah, dengan alasan orang tuanya tak bisa menjemput.
Peristiwa ini terjadi di Sekolah Dasar (SD) MI Istiglal di Sungai Andai dan kali kedua dalam bulan ini
Dari kerterangan Kiki, Staf Tata Usaha Sekolah, memberi klarifikasi perihal hebohnya pesan berantai tersebut.
“Saya tidak berani mengatakan itu percobaan penculikan atau tidak, intinya semua orangtua memang patut waspada,” ucapnya.
Adapun kronologis kejadian bermula adalah pada Kamis (9/12/2021), sekitar pukul 11.00 WITA, pada jam pulang sekolah, seorang wanita yang mengenakan jaket ojek online datang ke MI Istiqlal.
Wanita ini mendatangi ruang tata usaha dan mengaku ingin menjemput siswa bernama Ali dengan alasan si orangtua sedang sakit.
Tak bisa menjemput anaknya, saat Kiki menanyakan kelas berapa si murid tersebut, wanita itu tidak bisa menjawabnya.
Wanita tersebut juga menunjukkan foto Ali ke Kiki, namun guru itu tak terlalu memperhatikan jelas foto si murid lantaran layar Hp-nya gelap.
Kiki bilang, memang ada siswa bernama Ali di kelas 2. Ia lantas mengarahkan kepada wali kelas Ali, Nurmi.
Hal mengejutkan justru dikatakan Nurmi, lantaran hari itu Ali tidak masuk kelas. Jadi tidak mungkin orangtuanya mengutus seseorang untuk menjemput.
Wanita itu pun langsung pergi setelah tidak berhasil membawa pulang murid yang bernama Ali.
Memang waktu gantian harinya masuk kelas, kebetulan hari itu Ali giliran tidak masuk.”Tapi sekali lagi saya tidak berani juga mengatakan kalau dia mencoba melakukan penculikan,” tambah Kiki.
Jangan-jangan dia memang benar dari ojek online yang diminta menjemput siswa bernama Ali.”Tapi salah sekolah, kan di Sungai Andai sekolah banyak,” ucapnya..
Sementara itu Diana Sari (26), orangtua Ali yang berada kawasan Padat Karya Komplek Purnama,Banjarmasin Utara mengaku lemas, kala diberitahu Nurmi, sang wali kelas perihal ada wanita yang mengaku mau menjemput sang anak di sekolah.
“Saya sangat khawatir kala itu, takut kalau memang benar anak saya diincar orang, lebih-lebih beberapa waktu terakhir ia dapat berita tentang adanya dugaan penculikan anak di Banjarmasin,” ungkapnya.
Tak cuma satu, dua berita sekaligus masuk ke Whatsapp Diana dalam seminggu ini.
“Saya langsung minta guru kalau misal saya telat menjemput anak, tolong dijagain, dibawa ke kantor kalau perlu, pasca kejadian ini saja,” ujarnya.
Diana bahkan hadir 30 menit lebih awal untuk menjemput anaknya dari sekolah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Andai, Aipda Andri S, mendatangi kediaman Diana dan Ali pun mencatat semua informasi terkait kejadian, sesuai instruksi atasan, kami langsung datangi warga untuk menggali informasi.
Dilanjutkan Aipda Andri, kunjungan ini juga merupakan respon cepat atas keresahan masyarakat terkait berita yang beredar.
Tentunya ini merupakan PR Polsek Banjarmasin Utara, mengingat dua kejadian dugaan percobaan penculikan ini terjadi di kawasan tersebut dalam kurun waktu yang berdekatan.
Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Perdana Putra SIk, dikonfirmasi terkait kejadian ini juga kejadian , buka suara.
“Untuk yang di Alalak Utara, sementara masih dalam proses penyelidikan, masih mengumpulkan informasi dan saksi-saksi, juga mengecek CCTV.
Apalagi pihaknya juga sudah membentuk tim investigasi dan pencari fakta untuk memecahkan kasus ini.
Maraknya informasi terkait dugaan percobaan penculikan anak di internet, saya meminta semua pihak untuk berkoordinasi.
Kami harapkan pihak-pihak sekolah, kepsek, para pengajar, orangtua, wali di rumah, berhati-hati dan waspada, diberi pesan supaya anaknya tidak mudah diantar jemput orang yang tidak dikenal.
Kecuali si anak itu kenal dengan keluarga atau orang yang diminta menjemput dia,” lanjutnya.
Langkah tak kalah penting diambil Kapolsek adalah mengkoordinasikan dengan Binmas untuk menyampaikan pada kepala dinas pendidikan supaya menanggapi dan mengantisipasi masalah ini bersama-sama, supaya pihak dinas pendidikan juga menyampaikan pada jajarannya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















