LAGI-LAGI PENIPUAN Bermodus Arisan Online Ditangani Penyidik Polda Kalsel

- Penulis

Selasa, 27 September 2022 - 15:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Lagi-lagi dugaan penipuan bermodus arisan online dilaporkan dan ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kalsel.

Kasus kali ini, terlapor bandar arisan online dilakoni seorang perempuan berinisial FP.

‘Masih ditrangani atas laporan itu,” kata  Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Hendri Budiman, Senin (26/9/2022).

Bandar arisan berinisial FP dilaporkan oleh salah satu korban arisan online, Rini Anjani yang bersama 14 korban lainnya mengaku mengalami kerugian total lebih dari Rp 200 juta.

Salah seorang korban, Rini mengaku sudah sebulan lebih tak dapat menghubungi terlapor, padahal Ia dijanjikan untuk mendapat pencairan arisan sebesar Rp 10 juta.

“Dihubungi nomornya tidak aktif, mungkin diganti. Kami datangi ke rumahnya di Gambut tidak ada orang,” katanya.

Karena itu, Ia melapor ke Polda Kalsel dengan nomor laporan LP/B/352/IX/2022/SPKT/POLDA KALSEL.

Rini mengaku, mengikuti arisan online yang dibandari FP sejak Februari Tahun 2022 dengan besaran iuran Rp 800 ribu perbulan.”Satu arisan itu ada 13 peserta, saya transfer tiap bulan Rp 800,” tambah Rini.

Baca Juga :   KORUPSI PAJAK, Mantan Kades Batalas Dihukum Penjara 4 Tahun dan 6 Bulan

Rini tak menyangka FP mengingkari janjinya karena keduanya sudah kenal sejak beberapa tahun sebelumnya, bahkan Rini juga sudah pernah mengikuti arisan serupa yang dibandari FP di Tahun 2020.

Pada arisan sebelumnya itu lanjutnya tak ada persoalan dan pembayaran arisan berjalan lancar hingga tuntas.

Beberapa waktu tak berkomunikasi, Rini mengaku tak curiga ketika FP kembali menghubunginya melalui media sosial di awal Tahun 2022 dan mengajaknya ikut arisan online.

Tak cuma membandari arisan online, FP kata Rini juga memperjualbelikan slot arisan yang dibandarinya itu dengan nilai beragam.

Saat ini, Rini mengaku masih menunggu panggilan penyidik untuk menyampaikan keterangan terkait laporannya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:41

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:31

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Berita Terbaru

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, saat menghadiri konferensi pers pengungkapan barang bukti narkoba yang digelar Polda Kalsel, Kamis (18/6/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Jun 2026 - 21:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca