LAGI Diingatkan Safrizal Kasus Covid di India

LAGI Diingatkan Safrizal Kasus Covid di India

SuarIndonesia – Kabupaten Hulu Sungai Utara jadi titik berikutnya, Safari Ramadan 1442 Hijriah, Pj (Pejabat) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Safrizal ZA.

Didampingi Pj Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kepala Dinkes Kalsel, Muhammad Muslim, Karo Kesra Setdaprov, Mustajab, Ketua DPRD Kalsel, dan Supian HK.

Safari Ramadan berlangsung di Aula Kantor Bupati HSU di Amuntai, Sabtu 1 Mei 2021.

Sebelumnya dilangsungkan peringatan hari jadi ke 69 Kabupaten HSU secara langsung dan live streaming televisi setempat dan youtube.

Sebelum buka puasa bersama, Pj Gubernur menyerahkan 5.000 dosis  rapid test antigen, dana hibah kepada Mesjid Rakha senilai Rp 1 miliar, Mesjid Attaqwa sebesar Rp50 juta, Intisarul Mubaraq Rp 50 juta, dan MTs Assalam Mamar  Rp50 juta.

Safrizal pun memanfaatkan momen safari ramadan  untuk kegiatan koordinasi pencegahan dan penanganan covid 19  di kabupaten/kota se Kalsel.

Safrizal pun mengingatkan semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin terhadap prokes.

“Gerakan memenuhi protokol kesehatan ini untuk melindungi mereka yang rentan,” ujarnya sembari mengingatkan kembali  kasus di India.

Ia menyebut, penanganan covid 19 menjadi prioritas pemerintah, karena keberhasilan pembangunan ke depan sangat dipengaruhi keberhasilan daerah dalam penanganan pandemi covid 19.

Jumlah kasus positif covid 19 di wilayah ini pada akhir April lalu, mencapai 32.442 kasus dengan jumlah penderita berhasil sembuh 29.120 orang.

Ada 2.397 orang penderita masih menjalani perawatan medis dan 446 dinyatakan suspect dan 925 penderita covid 19 meninggal dunia.

Lebih lanjut disebutkan terkait kebijakan larangan  mudik lebaran tahun ini. Pemerintah secara resmi telah melarang mudik Lebaran 2021 selama 6-17 Mei 2021.

Hal itu diumumkan dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kebijakan itu diperketat dengan dikeluarkanya Addendum atas SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut.

Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

Bupati HSU Abdul Wahid mengatakan, pihaknya selalui mengingatkan para ulama atau tokoh di HSU agar sama-sama mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan.(adv/RW)

 113 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: