LAGA Kontra Malaysia, Tae-yong Dilanda Kehilangan Banyak Pemain

- Penulis

Minggu, 22 Mei 2022 - 00:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seleberasi pemain Timnas Indonesia Marc Klok bersama teman-teman di laga SEA Games 2021.(Foto/© PSSI)

SuarIndonesia – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong mengaku mengalami kesulitan menyiapkan tim jelang laga hidup perebutan medali perunggu kontra Malaysia pada Minggu (22/05/22) besok.

Meski di pertandingan terakhir kalah dari Thailand dalam babak semifinal, tetapi Timnas Indonesia U-23 masih memiliki peluang untuk kembali ke Tanah Air dengan membawa medali SEA Games 2021.

Bukan medali emas yang akan diraih, tetapi skuat Garuda Muda berpotensi membawa medali perunggu andai berhasil meraih kemenangan dalam perebutan tempat ketiga cabor sepak bola pria SEA Games 2021.

Dalam duel tersebut, Timnas Indonesia U-23 akan bertarung melawan Malaysia untuk memperebutkan medali perunggu di Stadion My Dinh HAnoi, Vietnam sore ini.

Namun jelang laga ini, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong harus berpikir keras.

Pasalnya, dia harus kehilangan banyak pemain jelang laga perebutan tempat ketiga SEA Games 2021 kontra Malaysia nanti.

Setidaknya tiga pemain dipastikan absen karena terkena kartu merah di laga terakhir melawan Thailand.

Tiga pemain Indonesia yakni Firza Andika, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya dipastikan absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu merah. Sementara Egy Maulana masih mengalami cedera.

“Kondisi ini membuat kami kesulitan untuk menentukan pemain pada pertandingan,” keluh Shin Tae-yong diliris dari Indosport.

Namun meski pusing Shin Tae-yong melihat semangat juang pemain Timnas Indonesia U-23 sangat besar untuk bisa menaklukkan Malaysia di laga nanti.

Baca Juga :

TAKLUK dari Thailand, Tae-yong Ungkap Timnas Belum Punya Mental Pemenang

“Namun, ada proses yang baik dan kemauan para pemain Timnas Indonesia U-23 sangat kuat. Jadi, pastinya kami bisa melewatkan situasi sulit ini dengan baik,” katanya.

Sementara itu, jelang pertandingan nanti, gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Marc Klok, bertekad membawa pulang medali perunggu usai skuat Garuda Muda gagal melaju ke final SEA Games Vietnam 2021.

Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal merebut medali emas di ajang SEA Games 2021 usai disingkirkan Thailand di babak semifinal, Kamis (19/05/22).

Dalam laga tersebut, anak asuh Shin Tae-yong harus merasakan pahitnya disingkirkan lewat satu gol pada babak Extra Time atau babak tambahan waktu.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Baik Indonesia maupun Thailand sebenarnya gagal cetak gol selama waktu normal atau 90 menit. Kedua tim bermain imbang 0-0 sehingga dilanjutkan ke babak tambahan.

Sayangnya, pada babak perpanjangan waktu, gawang Timnas Indonesia U-23 yang dijaga Ernando Ari harus kebobolan oleh Weerathep Pomphun menit ke-95. Skor itu bertahan hingga menit ke-120.

Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia U-23 kembali gagal memecahkan rekor buruk yang tak pernah meraih medali emas SEA Games 2021 selama 31 tahun.

Sedangkan bagi Thailand, kemenangan ini membuka kans Gajah Perang untuk menambah koleksi 16 medali emas yang telah mereka dapatkan di cabang olahraga sepak bola.

Marc Klok, sebagai salah satu punggawa Garuda Muda, tentunya sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya tersebut. Pasalnya, mereka datang ke Vietnam untuk berburu medali emas.

Kekecewaaan tersebut diungkapkan gelandang kelahiran Belanda ini melalui unggahannya di akun Instagram pada Jumat (20/05/22).

“Sangat, sangat kecewa. Seperti kita semua. Kami datang ke sini untuk final, untuk emas, tidak ada yang lain,” tulis Marc Klok.

“Kami semua merasa itu akan terjadi. Indonesia, kalian semua pantas mendapatkannya. Tapi Tuhan punya rencana lain,” lanjutnya.

Meski sangat kecewa, tetapi Marc Klok tak mau mengakhiri kunjungan mereka ke Vietnam tanpa membawa pulang medali. Klok pun bertekad akan merebut medali perunggu.

Hal ini akan mereka perebutan saat menghadapi rival tetangga, Malaysia, di partai perebutan medali perunggu yang akan berlangsung Minggu (22/05/22).

“Ayo selesaikan dengan kuat dengan kepala tegak, dan pulang dengan medali tempat ke-3. Terima kasih atas dukungan tanpa syarat Anda,” tegas Klok.(indosport.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN
8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca