OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 22:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

SuarIndonesia — Puluhan ton garam disiapkan untuk memancing hujan di Kalimantan Tengah (Kalteng), sebagai bagian dari upaya menghadapi ancaman karhutla. Namun, operasi modifikasi cuaca (OMC) belum berjalan maksimal karena minim pertumbuhan awan di atmosfer.

Kepala Pelaksana BPB-PK Kalteng Ahmad Toyib mengatakan pemerintah telah menyiapkan sebanyak 31 ton bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) untuk mendukung pelaksanaan OMC. “Persoalannya, banyaknya bahan semai tidak otomatis membuat hujan turun. Penyemaian awan hanya dapat dilakukan apabila terdapat pertumbuhan awan dengan kondisi yang memenuhi persyaratan,” katanya, Senin (7/9/2026).

Dalam pelaksanaan OMC terbaru, sebanyak 800 kilogram garam telah ditebar selama penerbangan berlangsung sekitar 2 jam 8 menit. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan hujan karena pertumbuhan awan di atmosfer Kalteng masih sangat rendah.

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan OMC bukan sekadar soal ketersediaan garam ataupun pesawat. Faktor atmosfer menjadi penentu utama keberhasilan penyemaian,” katanya.

Operasi sangat bergantung pada hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pesawat baru dapat diterbangkan ketika radar dan pemantauan menunjukkan adanya awan yang berpotensi untuk disemai.

“Jika BMKG mendeteksi adanya pertumbuhan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian, penerbangan dapat dilaksanakan guna memaksimalkan potensi terbentuknya hujan,” ujar Ahmad, dilansir dari detikKalimantan.

Upaya mendatangkan hujan melalui OMC sebenarnya bukan hal baru di Kalteng. Pada tahap pertama yang berlangsung 16-30 Juni 2026, operasi tercatat mencapai 31 sorti penerbangan dengan total waktu terbang 63 jam 18 menit.

Baca Juga :   OMC Kalteng Belum Hasilkan Hujan

Dalam periode tersebut, 31.000 kilogram atau 31 ton bahan semai NaCl digunakan untuk mendukung operasi. Pemerintah kini kembali memperkuat strategi tersebut seiring meningkatnya ancaman Karhutla di sejumlah wilayah Kalteng.

Selain menyiapkan bahan semai, BNPB juga memperkuat armada udara dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Tambahan armada tersebut diharapkan membuat jangkauan operasi semakin luas dan respons terhadap kondisi atmosfer yang mendukung penyemaian dapat dilakukan lebih cepat.

OMC menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di tengah ancaman Karhutla. Hujan yang dihasilkan diharapkan mampu membasahi lahan gambut, menurunkan suhu permukaan tanah, sekaligus membantu mencegah api meluas.

“Namun, sebanyak apa pun garam yang tersedia, operasi tetap tidak bisa menjamin hujan turun. Kuncinya tetap berada di langit: harus ada awan yang cukup untuk menjadi sasaran penyemaian,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla
BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal
SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas
233.000 Liter Air Disalurkan untuk Bantu Warga Hadapi Kemarau
DALANG Karhutla Kotim Dikejar, 69 Saksi Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:24

DUA Wanita Tarakan Selundupkan 35 Bungkus Narkoba Pakai Cokelat

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Senin, 7 September 2026 - 00:06

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Minggu, 6 September 2026 - 20:13

KASUS KARHUTLA: 113 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Foto ilustrasi modifikasi cuaca. (si/ut/gemini.ai)

Kalteng

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 Sep 2026 - 22:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca