KURANG DIPERHATIKAN, Legenda Bulutangkis RI Minta Ada Dana Pensiun untuk Atlet

- Penulis

Jumat, 21 April 2023 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia–  Kenyataan, kehidupan masa tua atlet di Indonesia memang masih kurang diperhatikan.

Maka sudah waktunya ada jaminan pensiun untuk atlet-atlet berprestasi.

Indonesia tak pernah kekurangan atlet berprestasi yang mengharumkan nama negara di kancah internasional.

Prestasi itu yang kemudian menebalkan pundi-pundi atlet tersebut.

Pundi-pundi itu yang nantinya bisa diputar demi modal setelah pensiun.

Tapi, tidak sedikit juga atlet yang awam soal keuangan sehingga merugikan kehidupan masa tuanya.

Terutama saat eks atlet itu mengalami sakit atau cedera.

Inilah yang dirasakan mantan pebulutangkis top Indonesia Eddy Hartono, kakak kandung dari Hariyanto Arbi pemilik Smash 100 Watt.

Hariyanto menceritakan kalau Eddy saat ini harus memakai tongkat di usia senja karena lututnya bermasalah.

Ini tak lepas dari masa muda Eddy yang terus diforsir tenaganya di lapangan.

Oleh karenanya, ketika memasuki usia tua, tubuhnya jadi rentan cedera.

Eddy adalah legenda bulutangkis Indonesia saat berpasangan dengan Rudy Gunawan dan meraih medali perak Olimpiade 1992.

“Sekarang jangankan main badminton kesukaannya mencari keringat, sekadar jalan saja dia harus dibantu tongkat,” kata Arbi dalam rilis kepada detikSport.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

“Begitu juga tubuh atlet yang akrab dengan latihan dan cedera, ditambah dengan usia yang mulai menua tentu ada saja yang ringsek.”

Karenanya, Arbi mengatakan pentingnya ada dana pensiun atlet khususnya buat peraih medali Olimpiade.

Dana itu nantinya digunakan untuk menopang kehidupan atlet di masa tua.

“Paling tidak dana itu bisa digunakan untuk berobat atau buat pegangan hari tua di mana banyak juga atlet yang sudah pensiun tidak memiliki pekerjaan bagus yang memungkinkan mereka menabung untuk hari tua,” papar Arbi.

“Ketika tua apakah terlalu muluk-muluk kalau mereka perlu gantian diperhatikan oleh negara yang selama ini mereka junjung dan perjuangkan?”. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

REFORMASI POLRI di Persimpangan antara Kekuasaan dan Kepercayaan Rakyat
DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan
HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng
3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun
DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng
MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla
INOVASI DUMAKRON Diujicobakan dalam OMC di Kalimantan
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:00

REFORMASI POLRI di Persimpangan antara Kekuasaan dan Kepercayaan Rakyat

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:39

PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR

Selasa, 3 November 2026 - 20:05

WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Berita Terbaru