Suarindonesia – Menyusul dilakukan perakitan kotak suara pada awal bulan tadi hingga ditarget selesai tanggal 18 Februari kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin masih mengalami kekurangan kotak suara yang diakibatkan oleh kerusakan kotak suara saat perakitan dan selisih jumlah kotak suara yang datang di Banjarmasin.
Ketua KPU Kota Banjarmasin, Khairun Nizan SH mengatakan pihak KPU masih kekurangan 123 kotak suara untuk total secara keseluruhan kotak suara yang diperlukan masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) di Banjarmasin.
“Dari jumlah 9475 kotak suara secara keseluruhan yang tiba di Banjarmasin setelah dirakit seluruhnya kemarin hanya ada 9.470 kotak suara, yang artinya selisih pengiriman 5 kotak suara di sini,” ungkap Khairun Nizan SH, kepada wartawan (26/2).
Selain itu, Nizan menyebutkan setidaknya selama perakitan kotak suara terdapat tiga kotak suara yang rusak dan tidak bisa dipakai sehingga hal tersebut juga menambah daftar kekurangan kotak suara di Banjarmasin untuk Pemilu 2019 April mendatang.
“Ada tiga kemarin yang rusak ya, tapi sudah kita laporkan ke KPU provinsi untuk selanjutnya ke KPU pusat digantikan dengan kotak suara yang baru,” katanya.
Lebih lanjut, Nizan memaparkan sebelumnya dari 9.475 kotak suara, jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan TPS di Banjarmasin yang memerlukan sebanyak 9.590 kotak suara. Ini berarti KPU Kota Banjarmasin masih kekurangan 115 kotak suara.
“Jika ditambah kekurangan ini 115 ditambah selisih kotak suara yang datang ada 5 dan yang rusak ada 3. Jadi total kekurangan kita ada 123 kotak suara dan semuanya sudah kita laporkan, mudah-mudahan cepat dikirimkan lagi,” katanya.
Ditambahkan, Selasa (26/02/2019) siang jutaan lembar surat suara atau sebanyak 2.194 koli kembali tiba di Banjarmasin. Surat suara terdiri dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil 1, DPRD Kota Dapil 2 dan DPRD Kota Dapil 3.
“Ini surat suara terakhir untuk kota Banjarmasin,” ucap Sekretaris KPU Kota Banjarmasin, Drs H Husni Thamrin.

Adapun jumlah surat yang tiba tersebut yakni, surat suara Pemilu DPD sebanyak 456.027 lembar atau 913 pack dengan jumlah 1 pack sama dengan 500 lembar. Surat suara DPRD Provinsi Dapil Kalsel 1 sebanyak 456.027 lembar atau sebanyak 913 pack dengan jumlah 1 pack sebanyak 500 lembar.
Kemudian, surat suara DPRD Kota dapil 2 sebanyak 100.159 lembar atau 200 pack. DPRD Kota Dapil 3 sebanyak 83.335 lembar atau sebanyak 167 pack. Sehingga, jumlah keseluruhan surat suara yang tiba sejumlah 2.194 koli.
Menurut Husni, surat suara nantinya akan disimpan di gedung Taman Budaya Banjamasin. Lalu akan dilakukan penghitungan ulang, apakah sudah sesuai dengan jumlah pemilih. Untuk kemudian, dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.
“Kalau untuk datang pertama kemarin. Surat suara untuk Pilpres, DPR RI Kalsel 2, DPRD kota Banjarmasin Dapil 1, 4 dan 5 sudah lengkap,” cetusnya.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu kota Banjarmasin, Rahmadiansyah terus melakukan pengawasan surat suara tersebut. Ia memastikan surat suara yang telah tiba akan terjaga keamanannya.
“Surat suara ini disortir terlebih dahulu agar bisa dipastikan surat suara akan memenuhi target suara pemilih di pelaksanaan nantinya,” jelasnya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawal kotak surat suara tersebut.“Kita saling koordinasi dengan pihak kepolisian,” tutupnya.
Surat suara DPRD Provinsi Dapil Kalsel 1 sebanyak 456.027 lembar atau sebanyak 913 pack dengan jumlah 1 pack sebanyak 500 lembar.
Kemudian, surat suara DPRD Kota dapil 2 sebanyak 100.159 lembar atau 200 pack. DPRD Kota Dapil 3 sebanyak 83.335 lembar atau sebanyak 167 pack. Sehingga, jumlah keseluruhan surat suara yang tiba sejumlah 2.194 koli.
“Kalau untuk datang pertama kemarin. Surat suara untuk Pilpres, DPR RI Kalsel 2, DPRD kota Banjarmasin Dapil 1, 4 dan 5 sudah lengkap,” cetusnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















