KPU Banjar Resah, Pemkab Belum Anggarkan Pilkada

- Penulis

Selasa, 27 Agustus 2019 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menjelang pelaksanaan tahapan Pilkada di Kabupaten Banjar yakni September 2019, KPU masih belum mendapatkan anggaran dari Pemkab. Padahal, secara nasional Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah harus ditandatangani paling lambat 1 Oktober 2019. Sementara, KPU Kabupaten Banjar posisinya menunggu kebijakan Pemkab.

Komisioner KPU Kabupaten Banjar Abdul Aziz menyatakan ketiadaan anggaran Pilkada dipengaruhi adanya berbagai alasan, sehingga di Pemkab Banjar tak teranggarkan.

“Jadi anggaran Pilkada 2020 itu seharusnya dianggarkan 2019. Sebab, pada 23 September 2019 sudah masuk tahapan. Ya, pastinya kami was-was lantaran belum teranggarkan,” katanya.

Namun, usai menghelat rapat kerja persiapan perencanaan program sosialisasi ke masyarakat, Aziz mengakui langsung ditindaklanjuti Komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah. Apalagi Edy merupakan mantan Ketua Panwas Kabupaten Banjar, sehingga memiliki hubungan emosional dengan Kabupaten Banjar yang terjalin dengan baik.

“Ya, beliau langsung menindaklanjuti dengan menelepon pihak Pemkab Banjar dan Alhamdulillah menurut Informasi yang disampaikan nanti akan dianggarkan di APBD perubahan 2019. Namun, tetap saja hal itu belum bisa dipastikan,” katanya.

Lantas, berapa anggaran Pilkada yang diajukan KPU ke Pemkab Banjar? Aziz menjawab, tidak ada pengajuan kepada Pemkab. Ini lantaran sepengetahuan mereka tidak ada anggarannya di 2019 sehingga tidak mengajukan.

“Namun untuk anggaran di 2020 kita sudah menganggarkan sekitar Rp25 miliar dan kita juga menunggu penandatanganan NPHD,” ucapnya.

Aziz mengaku, saat ini masih was-was lantaran belum ada anggaran yang masuk. Jika tak segera diurus, maka KPU Banjar bakal melewatkan launching Pilkada se-Indonesia yang dihelat 23 September mendatang.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

“Mungkin karena ketiadaan anggaran, acara launching serentak bakal terlewatkan di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Sementara, Komisioner KPU Kalsel Edy Ariansyah menyatakan dalam informasi yang didapat melalui Pemkab Banjar dapat teranggarkan ditahun 2019 dengan memasukkan ke APBD perubahan. Edy menjelaskan, melalui hasil dari rapat kerja ini akan disampaikan melalui pleno sebagai tindaklanjutnya dan memastikan tidak hanya persiapan anggaran divisi sosialisasi pendidikan pemilih.

“Melainkan semua dari rangkaian KPU Kabupaten/kota, baik perencanaan data, teknis penyelenggaraan, hukum dan pengawasan internal kita akan kroscek lebih lanjut,” katanya.

Terutama, bagi Pemkab Banjar akan dilakukan pertemuan untuk memastikan kesiapan anggaran yang menyangkut pelaksanaan tahapan pilkada, termasuk pada daerah-daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

“Kita adakan pertemuan, begitu masuk tahapan Pilkada semua sisi kesiapan itu siap baik dari sisi anggaran, SDM, regulasi. Ini untuk memastikan keamanan kesiapan anggaran sebelum penandatanganan NPHD,” ucapnya.(su)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat
RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Selasa, 29 September 2026 - 13:09

TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Rabu, 30 Sep 2026 - 14:06

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca