KORUPSI Dana Kader Sosial HST, Terdakwa Divonis Hakim Setahun

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2025 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa M Saidinor saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Firman)

Terdakwa M Saidinor saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (20/5/2025). (ANTARA/Firman)

SuarIndonesia — Ketua Majelis Hakim Aries Dedi memvonis setahun pidana penjara terhadap terdakwa korupsi dana kader sosial sekaligus anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) M Saidinor pada sidang putusan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Terdakwa juga divonis denda Rp50 juta subsider empat bulan kurungan penjara,” kata Hakim Aries saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Selasa (20/5/2025), dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Anggota DPRD Kabupaten HST itu dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Atas putusan itu, terdakwa menyatakan menerima, sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, JPU menuntut pidana satu tahun dan enam bulan terhadap terdakwa.

Selain pidana penjara, JPU menuntut terdakwa didenda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan.

Terdakwa juga dituntut dihukum untuk membayar uang pengganti Rp33.800.000 dengan ketentuan apabila tidak bisa membayar maka diganti kurungan badan selama sembilan bulan.

Baca Juga :   BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Pada tuntutan jaksa juga mengatakan penyitaan uang yang sudah dititipkan terdakwa sebanyak Rp33.800.000 dan akan dijadikan sebagai uang pengganti.

Terdakwa melakukan penyalahgunaan penyaluran jasa upah program kader sosial.

Dia bertindak selaku pencari kader sosial dan mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penuduk (KTP) sebanyak 686 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan di HST.

Hasil pemeriksaan BPKP Kalsel, didapati kerugian negara sebesar Rp389 juta. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca