Kobaran Api Tiba-tiba dari Rumah yang Diduga Merangkap Praktek Dukun

Kobaran Api Tiba-tiba dari Rumah yang Diduga Merangkap Praktek Dukun

Suarindonesia – Warga Banjarmasin, kembali dikagetkan dengan adanya musibah kebakaran.

Kali ini terjadi di kawasan Teluk Tiram Gang Musyawarah RT 07 RW 09 Banjarmasin Barat, Rabu (10/4).

Kebakaran menghanguskan satu buah rumah bedakan tujuh pintu, yang dihuni M Fitri, Gafar, Saifullah, Irus, Hanafiah dan Sahruni.

Penyebab kebakaran di rumah bedakan yang diketahui milik Bani dan Natirah diduga karena korsleting listrik.

Dari keterangan Ketua RT 07, Yuliansyah, api muncul dari salah satu kamar bedakan, yang dihuni Gafar.

“Saya kurang kenal dengan sosok Gafar, sebab memang belum melapor menjadi warga saya, Gafar adalah seorang pendatang,” ujar dia.

Namun, dari laporan warga yang diterimanya, Gafar disebutkan membuka praktek dukun.

“Saya sering menerima laporan dari tetangganya Gafar bahwa di rumah tersebut sering menyalakan menyan atau dupa seperti dukun, nanti ada orang ke rumah Gafar tak tahu apa yang mereka perbuat,” jelasnya.

Saat musibah kebakaran terjadi, Gafar langsung melarikan diri. “Saya tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran ini,” timpalnya.

Waktu insiden itu, semua warga yang mau beraktivitas langsung berhamburan untuk menyelamatkan diri dan ada juga yang mencoba memadamkan api dari kobaran api yang membesar hingga akhirnya sejumlah BPK berdatangan.

Kendati mobil anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sulit masuk ke lokasi kebakaran.

Tapi, beruntung air cukup membantu untuk melakukan pemadaman api tersebut. Sehingga dalam hitungan puluhan menit api dapat dipadamkan.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko Sik, saat dikonfirmasi menyebutkan, untuk sementara kebakaran  penyebabnya diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik.

Sebab di rumah bedakan itu, instalator listriknya tidak teratur. “Tapi anggota masih mendalami ,” ujarnya (DO)

 406 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: