Suarindonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina yang awalnya tampak santai kini mulai memastikan langkah untuk maju kembali sebagai petahana di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) 2020 ini.
Bahkan politisi PKS ini berniat mendaftar dan akan mengambil formulir sebagai bakal calon di Walikota di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golongan Karya (Golkar) Banjarmasin, Gerindra, maupun Demokrat yang sudah mulai melakukan lobi-lobi partai dalam waktu dekat ini.
“Terus terang ada niat mengambil formulir di Golkar. Insya Allah dalam minggu ini, karena memang saya akan melanjutkan pembangunan untuk kota seribu sungai yang masih belum tuntas,” ucapnya kepada awak media, Senin (30/9/2019) sore, usai menghadiri pelantikan Ketua DPRD Kota Banjarmasin.
Pertimbangan maju dan mendaftar di DPD Golkar Banjarmasin, karena parta berlambang pohon berinin sudah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah sejak 25 September – 15 Oktober 2019. Bahkan golkar membuka peluang baik pencalonan sebagai walikota ataupun wakil.

Kendati demikian, Ibnu memastikan dia tak menutup diri untuk mendaftar di partai politik lainnya, ataupun partainya sendiri, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “PKS juga mau buka, partai-partai lain juga mau buka,” ujarnya.
Bahkan, katanya, saat ini Ibnu juga sedang melakukan penjajakan melalui pendekatan dan komunikasi dengan partai politik lain, untuk menentukan langkah yang pas guna maju di Pilwali 2020.
Kendati demikian, yang perlu digarisbawahi, Ibnu memastikan diri akan maju kembali sebagai walikota. “Tentu wajar dong kami pasti mendaftar sebagai calon walikota tidak mungkin kan mendaftar sebagai calon wakil walikota di Kota Bajarmasin,” katanya.
Jadi lanjut Ibnu, dirinya tentu akan mencari partai yang sejalan. Misalnya, partai yang memang memerlukan sosok walikota.
“Makanya kita ingin kepada partai-partai yang cocok, yang pas diterima partai tersebut sebagai wakilnya siapa,” jelasnya.
Lalu apakah Ibnu sudah memastikan apakah pencalonan dirinya melalui Parpol atau independen? Ibnu masih memberikan kemungkinan kedua jalur itu bisa saja dia gunakan.
“Ya bisa lewat jalur partai bisa lewat jalur independen. Kan kedua jalur itu diperbolehkan,” katanya.
Sekretaris DPW PKS Kalsel Drs H Awan Subarkah yang dikonfirmasi membenarkan kalau pertengahan Oktober ini akan membuka pendaftaran jabatan Walikota dan Wakil Walikota Pilkada 2020.
Bahkan pendaftaran PKS ini bukan saja untuk kadernya tetapi juga terbuka untuk umum termasuk kadernya.
Tim Pemenangan Pilkada Wilayah Kalsel ini juga memberikan kesempatan dan selalu mendorong para kadernya untuk maju dalam Pilwali 2020. Karena itulah, semuanya akan dilakukan penjaringan secara fair dan PKS akan membawa permasalahan ini ke pusat, karena semua yang menentukan pengusungan itu kewenangan pusat.
Jadi PKS tak akan terjebak dalam pengusungan calon tetapi semua diberi kesempatan yang sama dengan pertimbangan untuk mengedepankan kualitas yang paling layak sebelum dilakukan pengusuhan dengan persyaratan yang ditentukan, demikian Sekretaris DPW PKS Kalsel Drs H Awan Subarkah.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















