KETUA Unit PNPM Ini Harus Mendekam 5 Tahun di Penjara

SuarIndonesia – Terdakwa Fatuljanah selaku Ketua Unit Pengelola Kegiatan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola, Provinsi Kalimantan Selatan, diubui 5 tahun.

Vovis dijatuhkan majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin dipimpin hakim I Gede Yuliartha, pada sidang lanjutan di pengadikan tersebut, Selasa (27/9/2022).

Selain [utusan tersebut, terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 200 juta subsidai empat bulan kurungan dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 969 juta lebih.

Dan bila tak dapat membayar maka kurungannya bertambah lagi selama 3 tahun.

Majelis dalam putusannya sependapat dengan JPU Rendr Fernado Saputra kalau terdakwak secara meyakinkan melanggar pasal 2 jo pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, seperti pada dakwaan primairnya.

Seperti diketahui dalam tuntutanya JPU menuntut terdakwa tujuh tahun penjara, serta terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 300 juta subsidair enam bulan kurungan.

Serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 969 juta lebih setelah dipotong pengembalian yang dilakukan terdakwa sebesar Rp 20 juta.

Bila tidak dapat membayar makan kurungannya bertambah 3 tahun dan enam bulan penjara.

Terdakwa diseret “ke meja hijau” selaku kepada unit bermain sendiri tanpa memanfaatkan pengurus lainnya seperti sekretaris maupun bendahara unit.

Dalam menyalurkan kredit bertgulir untuk perempuan di desanya.

Menurut dakwaan JPU Rendra Fernado Saputra dalam laporan kegatan ternyata terdakwa memanipulalsi data penjaman bergulir tersebut.

JPU dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala, mendakwa sudah memanipulasi datang sehingga terdapat unsur kerugian negara dikisaran angka hampir Rp 1 Miliar.

Kerugian negara tersebut digunakan terdakwa untuk beberapa kali melakukan perjalanan wisata ke beberapa daerah yang aklhirnya berujung “di hotel predio” (penjara,red). (HD)

 397 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!