KESULITAN Tangani Tiga Level Timnas Indonesia Diakui Tae-yong

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2020 - 20:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata mengalami kendala melatih Indonesia.(Foto/Indosport.com)

SuarIndonesia – Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata mengalami kendala melatih Indonesia.

Menangani tiga Timnas Indonesia di beberapa level umur menjadi kesulitan tersendiri untuk pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong memang saat ini fokus di Timnas Indonesia U-19 yang akan dipersiapkan untuk berlaga di ajang Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Pelatih asal Korea Selatan ini mengaku ingin fokus terlebih dahulu di Timnas U-19. Beberapa hal menjadi sulit untuk Shin Tae-yong terutama untuk urusan memanggil pemain untuk bergabung.

“Awalnya saya kira tidak terlalu sulit (menangani tiga level tim nasional). Tapi ternyata lebih sulit ketika sudah mengumpulkan pemain. Untuk mengembangkan sepak bola Indonesia dalam jangka waktu panjang akan lebih mudah membentuk dari pemain muda,” kata Shin Tae-yong dikutip dari media Korea Selatan, KBS.

Meski repot, Shin bisa mengerahkan fokusnya saat ini untuk Timnas U-19 yang akan turun di Piala Dunia. Hal itu dikarenakan Timnas Indonesia senior tidak lolos Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Timnas U-23 yang tak ada agenda tahun ini.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Data Dukcapil Fondasi E-Government

Tim senior sudah pasti sulit lolos ke babak berikutnya karena menelan kekalahan di lima pertandingan (Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia).

“Yang paling penting adalah Piala Dunia U-20. Itu digelar di Indonesia tahun depan, sehingga jadi prioritas,” tutupnya.(Indosport/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40