KELOTOK LABORATORIUM Keliling Dilaunching BPOM

- Penulis

Sabtu, 10 April 2021 - 14:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Balai Besar Pengawas Obat dan Makan (POM) melaunching klotok laboratorium keliling (Kerling) di dermaga depan kantor Walikota Banjarmasin, Sabtu (10/4/2021), di Banjarmasin.

Launching dilakukan Plt Kepala Balai Besar POM Banjarmasin, Ary Yustantiningsih bersama Pj Sekda Kota Banjarmasin, H Mukhyar dengan melepaskan balon ke udara di atas kelotok laboratorium keliling, yang juga dihadiri pelaku usaha makanan dan minuman.

Ary mengatakan, kerling ini merupakan inovasi pelayanan publik Balai Besar POM untuk melindungi masyarakat dari konsumsi obat dan makanan yang tidak aman.

“Ini merupakan komitmen Badan POM dalam rangka pengawasan obat dan makanan hingga ke pelosok, terutama di sekitar sungai,” kata Ary.

Bahkan rencananya, kelotok laboratorium keliling ini akan turun sebulan sekali untuk melakukan pengujian sampel bahan berbahaya yang terkandung dalam makanan, seperti formalin, boraks, methanyl yellow dan rodhamine B.

“Alhamdulillah, saat ini sebagian besar makanan yang dijual di wilayah Kalsel aman dari bahan berbahaya ini,” tambahnya, didampingi Pj Sekdako Banjarmasin, Mukhyar.

Selain mengambil sampel makanan yang dijual, Kerling juga berfungsi sebagai sarana komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tentang obat dan makanan.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Ini sebagai bagian partisipasi masyarakat untuk memperhatikan bahan makanan yang dikonsumsi, agar aman dari bahan berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.

Ary juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan terhadap bahan makanan atau cek Klik, yakni kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa.

“Jadi masyarakat aman untuk mengkonsumsi bahan pangan tersebut,” tambah Ary.

Sementara itu, Mukhyar menyambut positif inovasi yang dilakukan BPOM Banjarmasin untuk melakukan pengawasan makanan dan minuman yang diproduksi masyarakat.

“Kita apresiasi inovasi ini untuk melindungi konsumen dari bahan makanan yang berbahaya,” kata Mukhyar.

Apalagi di Kota Banjarmasin yang merupakan pusat wisata sungai juga memerlukan pengawasan makanan dan minuman, terutama menjelang Ramadhan dengan adanya pasar wadai.

“Mudah-mudahan ini bisa melindungi kesehatan masyarakat,” jelasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin
CECERAN SOLAR di Jalan Antasari Depan RS Sari Mulia Banjarmasin, Sejumlah Pengendara Terjatuh
SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri
LPTQ Balangan Evaluasi Program, Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Masyarakat
TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin
SEORANG SISWI SMA di Banjarmasin Meninggal Kecelakaan di Depan Tugu KB
UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:45

BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Senin, 28 September 2026 - 21:06

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Berita Terbaru

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca