KAYU SELUNDUPAN Berkasnya P-21 dan Tersangka Bersama “BB” Diserahkan Penyidik Kepolisian ke Kejati Kalsel

SuarIndonesia – Kayu selundupan berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21), dan oleh penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Kalsel diserahkan dua tersangka dan “BB” (barang bukti(  (Tahap II)  ke Kejati Kalsel, Senin (19/9/2022).

Dua tersangka yang diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum yakni berinisial YH (42) warga Alalak Tengah, Banjarmasin Utara, Banjarmasin dan MR (49) warga Desa Begagap, Barambai, Barito Kuala, Kalsel.

“Sudah kami serahkan ke Kejaksaan supaya bisa segera disidangkan,” kata Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol Takdir Mattanete melalui Plt Kasbdit Gakkum, Kompol Budi Prasetyo.

Dalam berkas perkara dicantumkan, YH dan MR disangkakan dengan Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan.

Ancaman hukuman yang menanti keduanya jika terbukti di persidangan yakni pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 2,5 miliar.

Diketahui sebelumnya, kedua tersangka ditangkap oleh personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalsel di Perairan Sungai Alalak Banjarmasin Utara, Rabu (20/7/2022).

Tersangka MR menumpangi KM Berkat Usaha ditangkap lebih dulu sekitar pukul 01.00 Wita lalu tersangka YH yang menumpangi KM Berkat Setia ditangkap setelahnya sekitar pukul 01.30 Wita.

Mereka menggunakan dua kapal kedapatan mengangkut total 394 batang atau sekitar 50 kubik kayu log jenis campuran tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

“Modus operandi pelaku menyamarkan angkutan kayu bulat dalam palka kapal menggunakan kayu sibitan di atasnya untuk mengelabui petugas,” ujar Kompol Budi.

Ini bukan satu-satunya perkara terkait penyelundupan kayu ilegal yang ditangani Ditpolairud Polda Kalsel di Tahun 2022 ini.

Sebelumnya pada Bulan Maret Tahun 2022 juga melakukan penindakan serupa terhadap empat tersangka yang menyelundupkan 5.370 potong kayu olahan dengan volume 76,43 meter kubik dan 245 batang kayu log dengan volume 35,89 meter kubik.

Keempat tersangka yang saat itu diamankan di perairan kawasan Alalak Banjarmasin kini sudah berstatus terpidana dan dihukum penjara selama satu tahun dua bulan. (ZI)

 294 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

1 Comment

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!