Suarindonesia – Ribuan karateka asal seluruh penjuru Kalimantan Selatan lakukan gerakan serempak dalam upaya pemecahan rekor MURI di Banjarmasin yang masuk dalam rangkaian Haornas 2019 di Jalan Jendral Sudirman, Banjarmasin Tengah.
Manager MURI, Triyono, kepada awak media, Minggu (8/9) mengatakan, tercatat sebanyak 5.502 karateka dari PNS lingkungan Pemprov Kalsel, anak-anak, hingga jurnalis ambil bagian dalam pemecahan rekor yang digelar sebagai salah satu rangkaian acara puncak peringatan Hari Olah Raga Nasional 2019.
“Perhitungan dilakukan ketika karateka disiapkan berbaris rapi dengan melibatkan dua verifikator,” tuturnya.

“Dengan demikian rekor baru itu pun memecahkan rekor gerakan karateka massal yang diikuti oleh sekitar 3.000 orang pada 2016 di Bandung,” ia melanjutkan.
Salah satu karateka pemegang sabuk coklat Hendra Wahyudi, dari perguruan Lemkari, menyampaikan hanya memerlukan satu minggu untuk persiapan pemecahan rekor di Banjarmasin tersebut.
“Sebanyak 90 orang dari Lemkari yang ikut serta turut mensukseskan dan memeriahkannya,” ucap Hendra.
Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor berterima kasih kepada karateka dari Kalsel yang telah berpartisipasi pada kesempatan ini di mana kita bersama-sama memecahkan rekor karateka dengan peserta terbanyak di Indonesia.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















