Kapolda Mengapresiasi Demo Penolakan RKUHP di Kalsel Berlangsung Damai

- Penulis

Senin, 30 September 2019 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Mahasiswa menggelar demo lanjutan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP)i di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Senin (30/9).

Dari jas almamater yang mereka kenakan, para peserta aksi berasal dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin (Uniska), dan berbagai Universitas lainnya di Kalsel yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalsel. Aksi tersebut berlangsung damai dan kondusif.

Sejumlah petugas Kepolisian dan TNI terlihat mengamankan aksi demo ini dan para mahasiswa pun menyampaikan sejumlah tuntutan kepada DPR.
Yakni, menghapus RKUHP bermasalah, menuntut DPR agar pro terhadap rakyat, harus ada peradilan yang mengenai peradilan pidana kekerasan seksual, mendesak agar RUU PKS segera disahkan, menolak pasal pasal RUU PKS yang tidak rasional, menolak dengan tegas pengesahan revisi UU KPK.

Ketua DPRD Kalsel, H Supiah HK menemui mahasiswa yang berunjukrasa. Dari atas panggung orator, dia menyampaikan sikap atas nama DPRD Kalsel dan pribadi untuk merespons tuntutan massa.

Dengan mengenakan Jas hitam dan kemeja putih, ia menyapa massa. Dia juga coba meredam suasana mahasiswa di siang hari ini.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel yang turun langsung hadir dalam pengamanan ujuk rasa tersebut mengapresiasi ratusan mahasiswa Kalsel yang berunjuk rasa karena berjalan kondusif.

“Pada kesempatan ini saya Kapolda Kalsel mengucapkan terima kasih atas unjuk rasa mahasiswa hari ini berjalan dengan tertib aman dan terkendali,” kata kapolda.

Baca Juga :   PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek

Kapolda mengatakan, hal ini terjadi karena antara mahasiswa dan pihak kepolisian memiliki kepedulian bersama untuk saling tetap menjaga situasi yang aman.

“Semua ini berkat pengertian antara mahasiswa dan polisi untuk bisa saling menjaga situasi yang aman, damai tanpa bentrok, dengan aparat keamanan,” ujar Kapolda.

Dia mengatakan, dengan situasi yang aman seperti ini, mahasiswa dapat bisa menyalurkan inspirasi dengan nyaman, disamping itu juga polisi dapat menjaga keamanan dan ketertiban untuk kepentingan masyarakat lain.

“Yang kita takutkan hanyalah adanya pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan lain,” katanya.

Sehingga, kata dia, pihaknya berterima kasih dan sangat mengapresiasi aksi damai yang dilakukan seluruh mahasiswa perguruan tinggi se-Provinsi Kalsel.

“Sekali lagi saya selaku Kapolda Kalsel apresiasi yang sangat tinggi dan angkat jempol kepada mahasiswa bahwa demo ini bisa berjalan dengan aman dan terkendal. Bravo mahasiswa Kalsel,” pungkas Jenderal bintang dua tersebut. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung
2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat
RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang
POLISI Telusuri Penyebab Kecelakaan Maut dengan Korban Siswi SMA di Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Selasa, 29 September 2026 - 21:36

8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Selasa, 29 September 2026 - 21:30

2027 GAJI PPPK Pemda Resmi Ditanggung Pemerintah Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 21:26

KEMENHAJ: 50 Persen Biro Umrah Berstatus tidak Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 21:10

RUU APBN 2027 Disahkan jadi Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 14:52

SEORANG WARGA KALSEL Laporkan Dugaan Ancaman Oknum Polisi, Diapresiasi Respons Divisi Propam Polri

Selasa, 29 September 2026 - 13:09

TEREKAM CCTV, Pencuri Motor Diringkus Satreskrim Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Rabu, 30 Sep 2026 - 14:06

Ketua Umum Perempuan Aman Devi Anggraini (kiri), Dewan Pakar Perempuan Aman Arimbi Heroepoetri (kedua kiri), Dewan Nasional Perempuan Aman dari Kalimantan Isnah Ayunda (ketiga kiri), dan Pengurus Harian Komunitas Perempuan Aman Sawesuma Novilla Maria Aru (kedua kanan) dalam media gathering Temunas IV Perempuan Aman, di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Anita Permata D)

Nasional

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:09

Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kapolda Kalteng. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Kalteng

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca