KAMP Nuseirat Diserang Israel, 17 Warga Palestina Tewas

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2024 - 00:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

13 jenazah dikeluarkan dari bawah reruntuhan 2 rumah milik keluarga Al-Ra'ie dan al-Madhoun yang hancur di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah. [aa.com.tr]

13 jenazah dikeluarkan dari bawah reruntuhan 2 rumah milik keluarga Al-Ra'ie dan al-Madhoun yang hancur di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah. [aa.com.tr]

SuarIndonesia — Setidaknya 17 warga tewas akibat serangan udara yang dilancarkan Israel di dua kamp pengungsian Al-Nuseirat dan Al-Bureij di Jalur Gaza,  Selasa (18/6/2024).

Dua kamp ini merupakan rumah kedua bagi keluarga dan keturunan orang-orang yang melarikan diri ke Gaza dalam perang sekitar 1948 silam.

“Rafah dibom tanpa intervensi apa pun dari dunia, pendudukan (Israel) bertindak bebas di sini,” kata seorang warga Rafah, seperti dikutip CNNIndonesia dari Reuters.

Pejabat kesehatan Palestina berkata satu orang tewas di pagi hari akibat tembakan Israel di sisi timur Rafah. Petugas medis yakin banyak yang terbunuh dalam beberapa hari dan pekan terakhir. Namun tim penyelamat tidak dapat menghubungi mereka.

Sementara itu, kedatangan tank-tank Israel pun memaksa warga mengungsi lebih jauh ke selatan kota Rafah.

Tank-tank Israel beroperasi di wilayah Tel Al-Sultan, Al-Izba, dan Zurub di barat Rafah, juga Shaboura di jantung kota. Mereka juga terus menduduki wilayah timur dan pinggiran serta perbatasan dengan Mesir dan perbatasan penting Rafah.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Di sisi lain, militer Israel berkata pihaknya melanjutkan serangan berbasis intelijen yang tepat di Rafah, membunuh pria Palestina bersenjata, dan menyita senjata mereka.

Khalil, seorang guru dari Gaza menuntut gencatan senjata. Ia yang kini mengungsi bersama keluarganya di Deir Al-Balah menilai penundaan gencatan senjata hanya memberikan kesempatan buat Israel untuk membunuh lebih banyak orang.

“Cukup atas darah kita, saya katakan kepada Israel, Amerika, dan para pemimpin kita juga. Perang harus dihentikan,” katanya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:02

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:53

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:49

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:42

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terbaru

Kalsel

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:21

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Batu Merah 1, RT 48 RW 04, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (23/10/2026) subuh (SuarIndonesia/DO)

Kalsel

PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:02

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca