SuarIndonesia – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel) Rina Virawati SH MH sebut bahwa sebagai sosok pendamping para Iinsan Adhyaksa, ibu-ibu memiliki peran penting yaitu sebagai motivator, penggerak dan menjadi energi positif.
Senantiasa mampu menjaga dan menjunjung tinggi kehormatan profesi Kejaksaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan kode etik Kejaksaaan.
“Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) merupakan organisasi yang terdiri dari istri atau anggota keluarga dari para Insan Adhyaksa di Indonesia mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung tercapainya peran dan fungsi institusi kejaksaan,” ucapnya, MInggu (21/7/2024).
Itu disampaikannya ketika syukuran HUT ke XXIV Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) bertempat di Aula Anjung Papadaan Kejati.
Tema “Penguatan Peran IAD Mendukung Upaya Akselarasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegak Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”
Pada bagian lain Kajati juga mengajak semua anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini untuk mengrefleksikan kembali nilai dan tujuan organisasi, yang merupakan organisasi mandiri dan mempunyai tujuan di bidang Pendidikan, ekonomi , dan sosial budaya.
Melalui peran-peran ini, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini tidak hanya berfungsi sebagai wadah sosial bagi anggota keluarga insan adhyaksa.
“Tetapi juga sebagai agen penghubung antara insan adhyaksa dengan masyarakat serta sebagai penggerak dalam memperkokoh moralitas, etika, dan kontribusi positif dalam kehidupan sosial dan budaya di Indonesia,” ujarnya.
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini berperan penting sebagai wadah untuk memperkuat ikatan antara anggota keluarga insan adhyaksa.
Mempromosikan nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam kehidupan sehari-hari, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya di lingkungannya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















