SuarIndonesia -Peringatan Haul ke-79 Habib Abdul Hamid bin Abbas Bahasyim atau yang lebih dikenal sebagai Habib Basirih berlangsung khidmat di Maqam Habib Basirih, Banjarmasin, Minggu (9/11/2025).
Para jemaah banyak pula datang dengan naik kelotok (perahu bermesin), perlu dukungan fasilitas wisata religi. (SuarIndonesia/HM)
Ribuan jemaah dari berbagai daerah hadir untuk mengenang ulama karismatik yang menjadi salah satu tokoh penting dalam syiar Islam di Kalimantan Selatan (Kalsel).Haul selain dihadiri para ulama dan habaib juga turut dihadiri unsur Muspida, di antaranya Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel, H. Hasnuriyadi Sulaiman.
Wagub mengajak masyarakat meneladani ilmu serta akhlak yang telah diajarkan oleh Habib Basirih semasa hidupnya.
Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuriyadi Sulaiman (tengah)
“Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sedangkan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, juga hadir memberikan penghormatan sekaligus menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di masyarakat.
“Kita datang dengan barasih pulang barasih,” himbaunya untuk jamaah yang hadir.
Ketua Panitia Haul, H Abdul Muniem menyampaikan bahwa jumlah jemaah tahun ini meningkat dibanding haul sebelumnya.
Menurutnya, antusiasme jamaah menunjukkan besarnya kekaguman masyarakat terhadap sosok Habib Basirih.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah terhadap fasilitas wisata religi di wilayah tersebut.
“Karena maqam berada dekat dengan sungai, diperlukan penunjang seperti perbaikan dan penambahan dermaga agar jamaah yang datang melalui jalur air merasa lebih aman dan nyaman,” ungkap H Abdul Muniem.
Ketua Panitia Haul, H Abdul Muniem
Selain itu dirinya juga berharap Kubah basirih menjadi magnet dan ikon kota banjarmasin sebagai wisata religi bagi masyatakat.
Peringatan haul ditutup dengan doa bersama, lantunan syair, serta pembacaan manaqib Habib Basirih.
Suasana religius dan kekeluargaan yang tercipta menggambarkan betapa kuatnya kecintaan masyarakat terhadap ulama yang dikenal dengan ketawadhuan dan keilmuannya tersebut. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















