JEMAAH Haji asal HST Terpisah dari Rombongan di Tanah Suci

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Hambeli (kiri) yang terpisah dari rombongan travel mendapatkan perawatan dari Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) di Tanah Suci, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024). [ANTARA/HO-PPIH]

Jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Hambeli (kiri) yang terpisah dari rombongan travel mendapatkan perawatan dari Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) di Tanah Suci, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024). [ANTARA/HO-PPIH]

SuarIndonesia — Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) mengatakan satu orang haji bernama Hambeli asal Desa Awang dari kabupaten setempat dilaporkan terpisah dari rombongan travel di Tanah Suci.

“Pagi hari tadi, kami menerima pesan singkat aplikasi Whatsapp dari Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Jakarta yang berada di Tanah Suci atas nama Anton Sugianto. Beliau menghubungi Pendim HST melalui kontak yang tertera di google maps,” kata Kapendim 1002/HST Sertu Maskuri di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kamis (20/6/2024).

Berdasarkan keterangan dari PPIH di Tanah Suci, jemaah haji asal HST itu berangkat ke Tanah Suci melalui Visa kunjungan (non-Visa Haji/haji reguler).

“Beliau terpisah dari rombongan sudah dua hari, kondisinya sedang sakit dan dalam perawatan tim kesehatan PPIH,” ujarnya dikutip dari AntaraNews.

Hingga saat ini, kata Maskuri, pihak travel belum ada upaya menjemput ataupun mencari keberadaan haji asal HST tersebut.

Karena itu, PPIH di Tanah Suci berupaya menghubungi kontak pihak keluarga untuk menanyakan travel yang digunakan oleh haji asal HST itu agar segera dijemput.

Baca Juga :   SAMPAH Hampir Dua Ton Terkumpul dari Tukar Sembako

Dia menjelaskan berdasarkan aturan yang disampaikan PPIH, jika tidak ada penanggung dari pihak travel, kemungkinan haji asal HST tersebut akan dideportasi melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

“Kami sudah menghubungi Babinsa dan Sekdes di Desa Awang untuk menghubungi pihak keluarganya. Kini pihak keluarga sudah tahu kondisi Bapak Hambeli di Tanah Suci,” tutur Maskuri.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten HST Rusdi Hilmi mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan Kanwil Kemenag Kalsel.

“Informasi yang kami dapat, beliau berangkat bukan melalui travel dari Kalimantan Selatan. Beliau menggunakan travel Khodam Haramain dari Jakarta,” ujar Rusdi. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:50

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 September 2026 - 22:26

KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:16

WALHI Kalbar Desak Penindakan Perusahaan Sebabkan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Rabu, 2 September 2026 - 20:24

HOTSPOT NAIK, Kalteng dan Kalbar Prioritas Penanganan Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:51

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 20:08

BKSDA Kalbar Prioritaskan Perlindungan Orang Utan saat Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca