JELANG LEBARAN Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Beras-Minyak Goreng

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan bantuan pangan beras dan minyak goreng dari pemerintah sebagai stimulus ekonomi. (Dok Bapanas)

Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan bantuan pangan beras dan minyak goreng dari pemerintah sebagai stimulus ekonomi. (Dok Bapanas)

SuarIndonesia — Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bantuan pangan beras dan minyak goreng mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat guna meringankan beban ekonomi mereka menjelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

“Program bantuan pangan beras dan minyak goreng dipastikan sudah mulai dibagikan ke masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dia menyebutkan, berdasarkan penugasan Bapanas kepada Perum Bulog, tercatat bantuan komoditas strategis sebagai stimulus ekonomi tersebut telah tersalurkan dengan rincian beras 68.540 kilogram (kg) dan minyak goreng sebanyak 13.708 liter kepada 3.427 keluarga penerima manfaat (KPM) per 9 Maret.

Bantuan disalurkan secara bertahap dengan target 33,2 juta keluarga penerima manfaat. Pemerintah memastikan akan melakukan percepatan realisasi salur bantuan pangan, terutama mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang akan jatuh pada 10-11 hari mendatang.

“Bapanas bersama Bulog sebagaimana perintah Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Bapak Kepala Bapanas (Andi Amran Sulaiman) hadir bagi masyarakat. Bantuan pangan akan terus digelontorkan, terutama menjelang Idulfitri 1447 H yang sebentar lagi masyarakat rayakan,” jelasnya.

Adapun provinsi yang tercatat telah mulai melaksanakan penyaluran bantuan pangan antara lain Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Jambi, Banten, dan Sulawesi Selatan.

Bapanas mendorong Bulog di seluruh daerah Indonesia untuk memulai penyaluran program bantuan pangan beras dan minyak goreng.

Baca Juga :   HARGA BBM Subsidi tidak Naik Meski Harga Minyak Dunia Meroket

“Ini karena melalui implementasi salah satu program stimulus ekonomi kuartal pertama ini, diharapkan daya beli dan konsumsi masyarakat dapat terus terjaga pada tren yang membaik,” tutur Rachmi Widiriani dilansir Antaranews.com.

Terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pelaksanaan program bantuan pangan telah komplet dan siap salur.

Amran menegaskan apabila terkait kebutuhan bagi masyarakat, ia akan selalu bertindak cepat tanpa memakan waktu berlarut-larut.

Diketahui, program bantuan pangan beras dan minyak goreng membutuhkan total anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp11,92 triliun yang dialokasikan untuk 33,2 juta jumlah penerima bantuan pangan di seluruh Indonesia.

Adapun lima provinsi dengan jumlah penerima terbesar antara lain Jawa Barat sejumlah 6.093.530 penerima. Kemudian Jawa Timur dengan 5.638.478 penerima dan Jawa Tengah dengan 5.071.126 penerima. Disusul Sumatera Utara dengan 1.756.846 penerima dan Banten dengan 1.298.597 penerima.

Sementara, jumlah beras yang disalurkan adalah sebanyak 10 kilogram per penerima dan minyak goreng 2 liter per penerima untuk alokasi satu bulan. Dengan itu, secara kuantitas untuk penyaluran 2 bulan secara sekaligus tersebut, Bulog akan mengeluarkan stok beras sejumlah 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMPROV Kaltara: Hanya Boleh Diekspor
MITRA DISKON SWALAYAN Didatangi Satgas Pangan Polda Kalsel
PELINDO Hadirkan Fasilitas Nyaman Arus Mudik Lebaran 2026
DAFTAR Tarif Jalan Tol di Kalimantan, Cek Sebelum Mudik Lebaran
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 184.772 Pemudik Lebaran
BAZAR RAMADAN Digelar Kejati Bersama IAD Wilayah Kalsel
37 BANDARA Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026
REVISI PERDA PAJAK, Komisi II DPRD Kalsel Studi Komparasi ke Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:58

RIBUAH PAKET Makanan-Takjil Ludes Sekitar Sejam, Dibagikan Kapolda dan Ketua DPRD Kalsel

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:21

KETUA DPRD Kalsel Terima Aspirasi Mahasiswa di Rumah Banjar

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:17

KOBARAN API saat Buka Puasa, Ludeskan Tiga Rumah di Ujung Murung

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:30

LAYANAN Penitipan Kendaraan Gratis Disediakan Polresta Banjarmasin

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:24

POLRESTA BANJARMASIN Siapkan Bengkel Keliling, Siaga Bantu Pemudik

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:19

RATUSAN PERSONEL Gabungan Diterjunkan Pengamanan Sejumlah Titik Strategis di Banjarmasin

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:14

MITRA DISKON SWALAYAN Didatangi Satgas Pangan Polda Kalsel

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:27

MUDIK GRATIS Polri Presisi, Tercatat Polda Kalsel Berangkatkan 617 Orang

Berita Terbaru

Kebakaran terjadi di sebuah kapal kargo Thailand setelah dihantam di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). (Xinhua)

Internasional

SANKSI Minyak Rusia Dicabut AS, Thailand Siap Negosiasi

Jumat, 13 Mar 2026 - 23:04

Selat Hormuz. (Foto: IDNFinancial.com)

Internasional

IRAN Tolak Pengamanan Selat Hormuz

Jumat, 13 Mar 2026 - 22:56

Daun Kratom di Kalimantan Utara. (Foto: detikKalimantan/Oktavian Balang)

Bisnis

PEMPROV Kaltara: Hanya Boleh Diekspor

Jumat, 13 Mar 2026 - 22:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca