SuarIndonesia – Progres Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin saat ini berdasarkan anggaran sampai akhir 2023 teraspal 50 kilometer (KM) dari total panjang ruae 104 km.
“Pengerjaan tidak semuanya dengan bahu jalan. Khusus jembatan banyak dilaksanakan 2024. Kembatan sendiri belum mengguunakan brntang panjang, masih gunakan box,” ujar Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Azan Syaiful Muaz.
Mengapa menggunakan box, karena pertimbangan teknis dari segi waktu pelaksanaan dan biaya. Kondisi di sana helum bisa prediksi debit ari ketika hujan turin.
“Kalau jembatan bentang panjang saat air banyak terganggu,nkalau box insyaallah aman, yg penting 2024 bisa tembus menggunakan mobil keluarga,” urainya.
Ia menyebut berdasarkan RPJMD dan RTRW, jalan tersebut tidak lagi dinamakan jalan tol atau jalan bebas hambatan, tetapi jalan alternatif.
Banyak persyaratan yang harus dipenuhi jika jenisnya jalan tol atau bebas hambatan, salah satunya kelandaian tanjakan. Untuk membangun kelandaian memerlukan biaya yang juga cukup besar.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















