ISRAEL: Tunggu Jawaban Hamas Perpanjangan Gencatan Senjata!

- Penulis

Senin, 27 November 2023 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terlihat bersama pasukan Israel di Jalur Gaza Palestina saat gencatan senjata, Minggu (26/11/2023). (GPO/AVI OHAYON)

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terlihat bersama pasukan Israel di Jalur Gaza Palestina saat gencatan senjata, Minggu (26/11/2023). (GPO/AVI OHAYON)

SuarIndonesia — Radio Angkatan Darat Israel melaporkan pemerintah menunggu respons Hamas mengenai perpanjangan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina.

Per hari ini, Selasa (28/11/2023) pagi waktu Gaza, gencatan senjata Israel-Hamas yang berlaku empat hari bakal berakhir.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan akan memberikan tambahan satu hari jika Hamas mau membebaskan 10 sandera tambahan.

Sejauh ini, belum ada respons dari Hamas serta detail kesepakatan apabila diperpanjang.

Dilansir CNNIndonesia dari Al Jazeera, Hamas sebelumnya menyatakan ingin memperpanjang gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza yang akan segera berakhir  Senin (27/11/2023).

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu (26/11/2023) malam, Hamas menyatakan ingin “memperpanjang gencatan senjata setelah periode empat hari berakhir, melalui upaya serius untuk meningkatkan jumlah orang yang dibebaskan dari penjara sebagaimana diatur dalam perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.”

Niat memperpanjang gencatan senjata ini pun disambut baik oleh komunitas internasional. Qatar selaku mediator perjanjian gencatan senjata juga mengungkapkan kemungkinan tersebut.

Dukungan serupa juga disampaikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Biden mengatakan pihaknya berupaya membantu mewujudkan perpanjangan gencatan senjata kedua pihak.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Kabinet perang Israel juga disebut-sebut memberi isyarat dukungan atas rencana perpanjangan gencatan senjata sementara ini.

CNN Melaporkan bahwa kesepakatan gencatan senjata tidak berubah, di mana perpanjangan masa jeda pertempuran bisa diterapkan jika Hamas membebaskan lebih banyak sandera.

Sumber tersebut mengatakan syarat perpanjangan gencatan senjata yakni Hamas perlu membebaskan 10 sandera tambahan untuk setiap satu hari gencatan senjata tambahan.

Sejak Jumat kala gencatan senjata dimulai, Israel menyepakati perjanjian untuk menghentikan sebagian besar gempurannya di Jalur Gaza. Namun demikian, beberapa serangan tetap terjadi seperti misalnya di Tepi Barat, Palestina.

Otoritas kesehatan Palestina mengatakan sekitar 14.800 orang tewas sejak agresi Sabtu (7/10/2023) lalu. Sekitar 40 persen di antara korban adalah anak-anak. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi - Petugas haji menggunakan aplikasi Kawal Haji melalui ponsel di Kantor Daker Makkah, Makkah, Arab Saudi. (Foto: Antara/Citro Atmoko)

Nasional

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca