INVASI Israel di Shujaiya Gaza City, Warga: Situasi Bak Neraka!

- Penulis

Senin, 1 Juli 2024 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel masih terus melancarkan serangan-serangan di kamp pengungsi Gaza, warga sipil terus jadi korban. [REUTERS/AYMAN AL HASSI]

Israel masih terus melancarkan serangan-serangan di kamp pengungsi Gaza, warga sipil terus jadi korban. [REUTERS/AYMAN AL HASSI]

SuarIndonesia — Militer Israel menginvasi distrik Shujaiya di Gaza City, dengan pertempuran sengit hingga bombardir di sejumlah wilayah.

Salah satu warga di Shujaiya, Siham Al Shawa, mengatakan banyak warga terjebak karena serangan begitu intensif.

“[Kami] sulit keluar dari lingkungan yang diserang,” kata Al Shawa dikutip CNNIndonesia dari AFP, Senin (1/7/2024).

Dia lalu berujar, “Hidup kami seperti neraka. Kami tak tahu ke mana harus pergi.”

Warga lain di Gaza City, Wafaa Elfan, juga mengatakan kondisi di sana kian krisis. Dia bercerita bahwa tak lagi tersedia sanitasi hingga air bersih untuk masyarakat.

“Tak ada air bersih. Kami tak lagi memandikan anak-anak kami seperti dulu,” ujar Elfan.

Warga di Gaza City, lanjut dia, juga kekurangan obat-obatan.

Pasukan Israel telah menginvasi Shujaiya sejak empat hari lalu. Perlawanan di wilayah ini pun tergolong masif.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan pertarungan di Shujaiya dan Rafah sulit.

“Ini adalah pertarungan sulit yang dilakukan di atas tanah, terkadang dalam pertarungan satu lawan satu, dan juga di bawah tanah,” kata Netanyahu dalam rilis resmi.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Netanyahu juga mengklaim puluhan teroris Hamas, sedang dibasmi setiap hari.

Namun, pada Jumat pagi, Netanyahu mengklaim operasi di Shujaiya dianggap sukses. Pasukan, lanjut dia, akan terus melanjutkan agresi hingga mencapai kemenangan mutlak, demikian dikutip Al Jazeera.

Salah satu kemenangan mutlak yakni memusnahkan Hamas dari Jalur Gaza dan wilayah lain di Palestina.

Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak Oktober 2023. Imbas operasi ini, lebih dari 37.800 warga di Palestina meninggal. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada
VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14