HINDARI Konflik Sosial dengan Masyarakat

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan. (ANTARA/Rendra Oxtora)

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan. (ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menyuarakan pentingnya kontribusi perusahaan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta mengingatkan agar keberadaan investasi di daerah tidak justru memicu konflik sosial.

“Pak Gubernur menugaskan kepada saya untuk mencari sumber-sumber pendapatan asli daerah yang bersumber dari sumber daya alam. Maka saya tegaskan, Kalimantan Barat bukan sekadar objek eksploitasi, tapi juga subjek pembangunan,” kata Krisantus di Pontianak, Jumat (23/5/2025).

Ia menyoroti bahwa saat ini terdapat hampir seribu perusahaan, baik perkebunan maupun tambang yang beroperasi di Kalimantan Barat, namun belum memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.

“Yang saya lihat justru konflik-konflik agraria yang dipicu oleh ketidakharmonisan antara perusahaan dan masyarakat. Sedikit-sedikit lapor polisi, tanpa ada upaya preventif untuk menyelesaikan masalah secara dialogis,” tutur Wagub Krisantus dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Wagub juga menyesalkan sikap sebagian perusahaan yang tidak menghargai kearifan lokal masyarakat Kalbar. Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Barat harus memahami dan menghormati adat istiadat setempat.

“Jangan hanya tahu mengeruk hasil bumi, harusnya diterapkan itu pepatah Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kalau Anda di Kalbar, hormati nilai-nilai lokal yang hidup di sini,” katanya.

Baca Juga :   PENGUSAHA Singkawang Ditembak, Adik Diduga Jadi Inisiator

Krisantus menekankan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendorong agar investasi yang masuk membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama melalui kontribusi dalam bentuk pendapatan daerah dan program pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kalimantan Barat tidak boleh hanya jadi lahan untuk mencari keuntungan, tapi harus jadi tempat membangun kemakmuran bersama. Saya minta perusahaan yang hadir di sini mulai berpikir soal tanggung jawab sosial dan kontribusi riil,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
MEMPRIHATINKAN! 4 Orang Utan Terjebak Karhutla
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca