Suarindonesia – Menyusul rencana pelaksanaan Musda PDIP provinsi Kalsel yang akan melakukan pemilihan Ketua DPD Provinsi Kalsel dan DPC Kabupaten/kota pada 8 Juli 2019 mendatang kini kandindat ketua mulai penghangat.
Wakil Walikota Banjarmasin yang sekaligus sebagai DPC PDIP kota Banjarmasin H Hermansyah bahwa kongres PDIP Daerah merupakan agenda 5 tahun digelar rutin oleh partai moncong putih tersebut.
Politisi PDIP Perjuangan ini juga mengatakan kongres tersebut digelar lebih awal. Dikarenakan bertepatan pada pelantikkan Presiden yang kedua kalinya, maka dimajukanlah kongres itu, untuk konsilidasi partai terutama partai besutan Ibu Megawati Soekarno Putri tersebut.
“Karena menyesuaikan pelantikkan Presiden pada 2020 nanti, maka dimajukanlah kongres itu, tahun 2019 di Bali,” katanya kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Rabu (3/7/2019)
Herman kembali menjelaskan pada kongres Daerah tersebut selain memilih ketua DPD dan DPC se Kabupaten/kota provinsi Kalsel, partai PDIP juga akan menetapkan kader PDIP yang akan diusung sebagai calon Bupati dan Wakilnya, Wali kota dan Wakilnya serta Gubernur dan Wakilnya.
Menurutnya lagi, sesuai mandat yang diberikan Ketua umum PDIP Megawati bahwa pencalonan Kepala Daerah, hendaknya diambil dari kader partai dan juga bisa memulai berkoalisi dengan partai lainnya, karena dinilai masih belum mencukupi kursi yang dimilikki PDIP.
“Karena PDI perjuangan hanya ada 5 kursi, maka harus dilakukan koalisi dengan partai-partai lain,” ujarnya.
Mantan anggota dewan provinsi tiga periode itu pun, menyatakan dukungannya untuk mencalonkan kembali Mardhani Maming sebagai ketua PDIP provinsi Kalsel. Karena dinilai masa kepimpinannya sebagai ketua berhasil menambah kursi di DPR RI menjadi tiga kursi.
“Untuk itu kami bertekad untuk memperjuangkanya sebagai ketua DPD PDIP Kalsel,” demikian H Hermansyah.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















